Tiga Saksi Sudah Diperiksa Polisi, Bukti Dg Caya Dianiaya Tidak Ditemukan

Terkini.id, Makassar – Sebanyak tiga orang saksi telah diperiksa dalam kasus nenek Hasriani Dg Caya (62 tahun), terduga korban penganiayaan orang tidak dikenal (OTK) di sekitar Jalan Andalas, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman saat ditemui di Polrestabes Makassar, Senin 27 September 2021 mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan kurang lebih tiga hari dan menemukan sejumlah fakta baru dalam kasus ini.

“Berdasarkan fakta di lapangan yang kami temukan dari tiga orang (saksi) yang diambil keterangannya, tiga orang tesebut tidak benar melakukan tindak pidana. Kami sudah memeriksa saksi-saksi, alibi-alibi serta CCTV sekitar TKP,” ucap Jamal.

Baca Juga: Terungkap, Pria yang Dibacok di Jalan Veteran Utara Senin Lalu...

Jamal menyebut, sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya bukti kuat yang menunjukkan nenek Dg Caya dianiaya.

Bahkan dari tiga orang saksi yang diperiksa, salah satu di antaranya kata Jamal, pada malam kejadian sempat memberikan kardus bekas untuk dijadikan alas tidur Dg Caya.

Baca Juga: Kawal Aksi Dua Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf, Polda Sulsel: Pedomani SOP

“Kami sedang koordinasi dengan para relawan dan masyarakat sekitar untuk mengumpulkan bukti-bukti lain, apakah ada penganiayaan terhadap nenek tersebut,” sebutnya.

“Berdasarkan laporan dari nenek tersebut kami belum bisa buktikan adanya penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa orang dituduhkan, serta hasil CCTV kami belum bisa membuktikan atau membenarkan adanya penganiayaan terhadap nenek tersebut,” tambahnya.

Adapun luka lebam pada muka Dg Caya hingga saat ini disebut masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Kawal Aksi Dua Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf, Polda Sulsel: Pedomani SOP

Sebelumnya diberitakan, salah seorang nenek yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) di Kota Makassar mengalami luka lebam pada bagian bawah matanya usai dipukuli OTK di sekitar Jalan Andalas.

Kasus itu viral setelah videonya diunggah oleh akun instagram milik @ayoberbagimakassar. Korban diketahui bernama Asriani Dg Caya, umur 62 tahun pekerjaan sebagai jukir.

Belum diketahui pasti tanggal terjadinya penganiayaan itu. Namun dari keterangan Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar, peristiwa naas itu terjadi sekitar empat hari yang lalu, tepatnya pada hari, Senin 20 September 2021.

“Menurut keterangan korban, kejadiannya sekitar empat hari yang lalu, hari Senin,” kata Irham yang dihubungi terkini.id via WhatsApp, Kamis 23 September 2021.

Menurut Irham, dari keterangan korban, pelakunya berjumlah tiga orang. Ia mendatangi korban disekitar tempat ia bekerja lalu meminta uang pada korban.

“Katanya, pelakunya ada tiga orang. Menurut korban dia minta uang untuk beli minum,” ujarnya.

Bagikan