Tim Casper Polsek Bajeng Ciduk 9 Orang Remaja Pembawa Busur

Terkini.id – Personel Polsek Bajeng, Kabupaten Gowa yang tergabung di Tim Casper mengamankan sedikitnya 9 orang remaja pembawa senjata tajam jenis anak panah busur, di Lingkungan Timpoppo Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng Kabupate Gowa, Rabu 18 Mei 2022.

Kapolsek Bajeng Polres Gowa, AKP Alhabsi mengungkapkan, 9 orang remaja diamankan ketika Tim Casper melakukan patroli hunting. 

“Anggota kami mengamankan 9 orang remaja yang membawa senjata tajam jenis busur,” ungkap Kapolsek Bajeng saat dikonfirmasi Kamis 19 Mei 2022.

Baca Juga: Aksinya Terekam CCTV Saat Mencuri Ternak, Dua Pelaku Serahkan Diri...

Kapolsek Menjelaskan kronolgis diamankannya 9 orang remaja tersebut berawal pada saat personil Polsek Bajeng melaksanakan kegiatan patroli hunting di seputaran wilayah Kecamatan Bajeng kemudian anggota melihat sekelompok pemuda yang mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan dan ditemukan salah satu pemuda berinisial SK (18).

“Setelah diamankannya seorang remaja, anggota kami kembali melakukan pengembangnan dan mengamankan 8 orang rekannya berinsial MB (14), KH (15), HC (14), KK (15), MY (15), KS (18), AI (16) dan FR (18) yang membawa busur dan batu di dalam motor para pemuda tersebut. Selain itu ada 3 orang rekannya yang melarikan diri dan kini masih dilakukan pengejaran,” jelasnya.

Baca Juga: Meresahkan, Geng Motor Bacok Anggota Ormas di Sukabumi

AKP Alhabsi menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan penindakan tegas bagi para pelaku aksi kejahatan jalanan dan meminta kepada para orang tua agar lebih aktif menjaga dan melihat aktivitas anak remajanya serta para pemuda di wilayah hukumnya agar tidak melakukan aksi perang kelompok atau membentuk geng motor yang dapat meresahkan masyarakat atau dapat menganggu kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bajeng.

Ke 9 (sembilam) remaja bersama barang bukti berupa 2 buah ketapel, 3 pucuk anak panah / busur, 1 buah pisau katter, 6 biji batu, 7 unit hp dan 5 unit motor berbagai merk kini diamankan di Mako Polsek Bajeng untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Bagikan