Warga hingga Geng Motor di New Zealand Jaga Jemaah Salat Magrib di Masjid

Terkini.id – Pasca penembakan yang menewaskan puluhan orang Masjid Al Noor Chriscurch, aksi solidaritas publik terhadap umat Islam di Selandia Baru semakin marak.

Terakhir, warga distrik tersebut beramai-ramai melakukan penjagaan terhadap umat Muslim yang sedang menunaikan salat di area depan Masjid Al Noor, salah satu lokasi penembakan brutal pada Jumat 15 Maret pekan lalu.

Seperti diwartakan Channel Newsasia.com, warga Christchurch membentuk pagar betis mengelilingi jemaah salat Magrib di depan Masjid Al Noor.

Umat Muslim distrik itu sudah lima hari terakhir menggelar salat lima waktu di depan masjid tersebut, untuk menunjukkan sikap tidak takut terhadap serangan teror.

Awalnya, umat Muslim tak mendapat penjagaan ketat. Tapi mulai Rabu malam ini, mereka mendapat bantuan dari warga setempat yang melakukan penjagaan.

Ketika jemaah sedang salat, lusinan penduduk setempat berdiri diam-diam di belakang mereka. Warga saling berpegangan tangan membuat setengah lingkaran melindungi umat Islam.

Pada Rabu 20 Maret malam, warga Christchurch membentuk pagar betis mengelilingi jemaah salat Magrib di depan Masjid Al Noor.

“Jantungku berdegup kencang, sesuatu yang tidak bisa dipercaya, aku hampir tidak bisa menggambarkannya,” kata Omar, seorang Muslim Australia berusia 32 tahun yang sengaja ke Christchurch untuk salat dan menyatakan solidaritas.

“Melihat komunitas antarumat beragama di Christchurs yang sangat dekat, itu luar biasa,” tambahnya.

Geng Motor Ikut Menjaga

Bukan hanya itu, Geng Motor Paling Ditakuti di Selandia Baru juga ikut menjaga Masjid saat Muslim Jumatan.

Geng motor paling ditakuti di Selandia Baru, yakni The Mongrel Mob, bahkan bersumpah bakal melindungi umat Muslim di negara tersebut saat menunaikan salat Jumat.

Janji tersebut diutarakan pentolan geng motor tersebut, setelah mereka turut mengecam aksi teror penembakan massal di dua masjid Distrik Christchurch, Jumat 15 Maret pekan lalu.

“Presiden The Mongrel Mob, Mongrel Sonny Fatu menelepon saya dan ia bersumpah mengerahkan anak buahnya menjaga masjid-masjid setiap kami salat Jumat,” kata Presiden Asosiasi Muslim Asad Mohsin, seperti diberitakan Nzherald.co.nz, Rabu 20 Maret 2019.

Berita Terkait