Terkini.id, Tangerang – Gaya merakyat dan sederhana Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali ditunjukkan saat menumpangi Kereta Rel Listrik (KRL) dari Jakarta menuju Bogor beberapa waktu lalu.
Sebagai Presiden, Jokowi tak menunjukkan rasa risih saat berdesak-desakan bersama penumpang lain.
Aksi Jokowi pun menuai banyak pujian masyarakat. Tapi lawan politiknya menuding, gaya Jokowi hanyalah pencitraan semata menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April mendatang.
Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Banten, Wawan Irawan, mengatakan, apa yang ditunjukkan Jokowi selama memimpin adalah cermin dari kepribadiannya. Kesederhanaan itu, sangat berbanding terbalik dari kata pencitraan.
Menurut Wawan, masyarakat bisa mengamati langsung bagaimana masa-masa Jokowi memimpin Kota Solo, kemudian jadi Gubernur DKI Jakarta.
Hingga sekarang sebagai Presiden dan Capres, Jokowi tampil begitu adanya. Karena memang itulah kepribadian Jokowi.
“Pemimpin yang sederhana dan merakyat,” kata Wawan seperti dilansir Okezone, Jumat 8 Maret 2019.
Menurut dia, sifat dan kepribadian seperti itulah yang sangat jarang dimiliki oleh seorang pemimpin. Sehingga kecintaan masyarakat terhadap Jokowi terus mengalami peningkatan, ditambah lagi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan sangat menopang sendi kehidupan rakyat kecil.
Tidak hanya sederhana dan merakyat, Jokowi juga mewujudkan keberpihakan kepada wong cilik melalui program-programnya.
“Kami pikir kalau ada yang bilang itu pencitraan, ya biarkan saja. Kan itu sebenarnya sedang menunjukkan jika kubu sebelah ini linglung, mereka bingung harus dengan cara apa lagi mengejar suara Pak Jokowi,” katanya.
Pogram-program baru Jokowi yang ditujukan guna menopang kesejahteraan masyarakat antara lain, Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja.
Tiga program baru itu merupakan upaya untuk menstimulasi atau memacu produktivitas masyarakat agar semakin tinggi, terutama pada bidang pendidikan. Dengan demikian, Indonesia bisa menjadi negara maju dan produktif dengan SDM yang berkualitas.
“Tiga program baru yang dicanangkan Pak Jokowi merupakan program populis yang sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama pada kelompok prasejahtera. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Pak Jokowi pro-rakyat kecil,” katanya.
Sekretaris TKD Kota Bogor, Jawa Barat Vayireh Sitohang mengatakan, terus berupaya memperkuat dukungan guna memenangkan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.
Kemenangan Jokowi-Amin dipastikan untuk membangun bangsa dan negara, memperkuat toleransi dan semangat kebangsaan, serta menjamin kesejahteraan yang adil dan makmur.
Menurutnya, masyarakat Bogor harus terus diyakinkan bahwa visi Jokowi-Amin adalah memprioritaskan kepentingan bangsa dan masyarakat secara menyeluruh.
Hal tersebut patut diteruskan oleh berbagai elemen dalam TKD Bogor sehingga visi dan pesan dari Jokowi-Amin bisa sampai di lapisan masyarakat paling bawah.
Jokowi disebut sudah mempunyai rekam jejak dan bukti dalam membangun bangsa sejak jadi wali kota, gubernur dan presiden.
“Jikalau kita ingin pekerjaan membangun bangsa dan negara yang sedang dilaksanakan segera dituntaskan dan berpihak bagi bangsa Indonesia, maka mutlak Jokowi-Amin wajib dimenangkan lagi,” tegasnya.
Selain itu, katanya, komitmen dalam persatuan yang berakar pada toleransi dan keharmonisan tanpa ketakutan dan intimidasi juga merupakan salah satu bukti untuk memastikan pilihan pada Jokowi-Amin.
Jokowi dengan tradisi keluarga nasionalis yang kuat, berorientasi pada penguatan kebangsaan. Sedangkan, Kiai Ma’ruf Amin dari turunan keluarga ulama mempunyai orientasi penguatan akhlak dan moral.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
