Terkini.id, Jakarta – Sejumlah massa mengatasnamakan Front Pembela Pancasila menyatakan dengan tegas menolak kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Sumatera Utara (Sumut).
Penolakan tersebut disampaikan Front Pembela Pancasila (FPP) melalui unjuk rasa yang digelar pihaknya di depan kantor Pemprov Sumatera Utara di Medan, Jumat 20 November 2020.
Laskar FPP Medan, Zulkarnain, mengungkapkan bahwa pihaknya menolak kehadiran Rizieq Shihab di Sumut lantaran menilai Imam Besar FPI itu telah membuat kontroversi di tengah masyarakat dengan sejumlah pernyataannya.
“Baru saja pulang kok sudah merusuh, melontarkan bahasa tidak senonoh,” ujar Zulkarnain, seperti dikutip dari Cnnindonesia.com.
“Kami tolak kehadiran Rizieq karena akan berefek negatif,” sambungnya.
- Bupati Paris Yasir Hadiri Tasyakuran Raudhatul Qur'an DPD Wahda Islamiyah Jeneponto
- Telkomsel Salurkan Bansos dan Segera Pulihkan Jaringan di Aceh, Sumut dan Sumbar
- Trail Adventure South Sulawesi Series 2025, Ratusan Rider Honda CRF Jelajahi Jalur Ekstrem di Tengah Hujan Deras
- PT Vale Perkuat Literasi Digital Anak Muda di Loeha Raya, Selaras dengan Agenda Nasional dan Global
- Tutup Pentil Ban Motor Hilang Jangan Disepelekan, Bisa Bikin Celaka
Ia pun menegaskan, jika Rizieq Shihab tetap diizinkan datang ke Sumut, maka warga Sumut akan lebih marah.
“Kita adalah nasionalis. Maka jangan izinkan Rizieq datang, karena masyarakat Sumut bisa lebih marah,” tegasnya.
Zulkarnain juga mengkritik pernyataan-penyataan Rizieq yang menurutnya kasar dan berpotensi memecah belah masyarakat.
Hal itu, kata Zulkarnain, tak sesuai dari pengakuan Rizieq yang mengklaim dirinya sebagai ulama dan keturunan Nabi Muhammad SAW.
“Rizieq yang mengaku sebagai ulama dan keturunan Rasul harusnya bisa menyatukan umat, tapi umat Islam terpecah gara-gara ujaran kebencian yang disampaikan Rizieq. Agama Islam tidak pernah mengajarkan kebencian dan menghina,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
