Terkini, Makassar – Kehadiran W Super Club milik Hotman Paris di Kota Makassar menuai polemik di kalangan masyarakat, khususnya ormas Islam dan kelompok Islam yang lain, termasuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar..
Muh Imran Ketua Umum KAMMI Makassar menyatakan bahwa pihaknya menolak keras kehadiran W Super Club yang belum lama ini diresmikan Hotman Paris di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kehadiran Super Club Ini sangat mencederai nilai-nilai moralitas, dan jelas nilai keagamaan khususnya Islam sehingga sebagai organisasi kepemudaan islam kami menolak kehadiran super club itu,” ucapnya.
Kehadiran W Super Club jelas sangat memicu polemik karena secara posisi nampak dekat dengan masjid 99 Kuba sebagai salah satu tempat beribadah Umat Islam.
“Kami tegaskan agar Pemerintah Kota Makassaar menindaklanjuti penolakan masyarakat dan kelompok-kelompok Islam dan masyarakat serta Ormas Islam agar gerakan massa tidak terjadi hal yang tidak di inginkan,” tegasnya.
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Ringkus Residivis Pelaku Curas yang Sebabkan Korban Luka Berat
- Ashabul Kahfi Jabat Plt Ketua PAN Sulsel, Farah Puteri Nahlia Beri Ucapan Selamat
- Tim Wasev TNI AD Tinjau Langsung Dedikasi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto
- Polres Jeneponto Akan DitindaK Lanjuti Kasus MBG Rumbia, Hasil Lab Jadi Bukti Kuat
- OJK Sulselbar Pacu Akselerasi Akses Keuangan Sektor Kakao di Sulawesi
Sebelumnya, Pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (MUI Sulsel) lewat surat pernyataan sikapnya juga menolak dengan tegas kehadiran tempat hiburan malam (THM) W Super Club Makassar milik Hotman Paris.
Surat Pernyataan Sikap MUI Sulsel terkait kehadiran THM W Super Club Makassar milik Hotman Paris itu ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. KH. Najamuddin.
Dalam isi surat pernyataan sikapnya, MUI Sulsel awalnya menyoroti pernyataan Hotman Paris saat meresmikan W Super Club Makassar pada 27 Mei 2024 kemarin.
“Bahwa viralnya video Bapak Hotman Paris Hutapea yang meresmikan W Super Club Makassar pada Tanggal 27 Mei 2024 dengan mengajak masyarakat Makassar berdansa hingga akhir zaman, serta mengingat bahwa masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar dikenal dengan masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya siri dan melebbi, maka MUI Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan sikap,” demikian awal isi surat pernyataan sikap MUI Sulsel, dikutip terkini pada Kamis, 30 Mei 2024.
MUI Sulsel pun dengan tegas menolak kehadiran W Super Club Makassar sebagai pusat THM terbesar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
