Tolak Omnibus Law, Aliansi KPMP Gelar Aksi di Gedung DPRD Pinrang

Tolak Omnibus Law, Aliansi KPMP Gelar Aksi di Gedung DPRD Pinrang

R
Yusniarti
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Pinrang – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (KPMP) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pinrang.

Aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mereka lantaran pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR RI pada selasa (06/10/2020) lalu.

Aksi demonstrasi tersebut mulai digelar di depan patung Lasinrang, Jl.Jenderal Sudirman Kabupaten Pinrang.

Kemudian dilanjutkan di depan gedung DPRD, Jl.Gatot Subroto, Macorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kamis (08/10/2020) kemarin.

Sebanyak 12 organisasi yang melebur dalam aliansi tersebut, diantaranya KMP UIN, KMP UMI, KMP 45, KMP STIMIK, KMP UIM, KPMP Lanrisang, KPMP Patampanua, KPMP Duampanua, KPMP Cempa, KPMP Batulappa, KPMP Paleteang dan FPS.

Baca Juga

Dalam orasinya, jenderal lapangan Anmar menyuarakan tuntutan peserta aksi yakni (1) mendesak Presiden Jokowi membatalkan Omnibus Law, (2) mendesak pimpinan DPRD Kab.Pinrang dan seluruh ketua fraksi partai menolak Omnibus Law, (3) bebaskan empat kawan yang jadi tahanan politik pinrang.

Wakil Ketua DPRD Pinrang, Ahmad Jaya Baramuli yang menerima peserta aksi mengatakan bahwa tidak betul jika teman-teman mahasiswa mau menyamakan anggota dewan di pusat dengan di daerah.

“Jadi kalau adik-adik di sini semua menganggap anggota dewan itu sama, itu tidak betul. Dari anggota dewan yang hadir di sini ada beberapa anggota dewan yang secara partai mendukung tetapi di pinrang mereka menolak,” ujar Ahmad Jaya Baramuli.

Tak puas dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD, Anmar meminta pernyataan secara tertulis dengan redaksi kata Pimpinan DPRD Pinrang beserta seluruh ketua fraksi siap menolak UU Cipat Kerja.

Sementara itu Ketua Komisi III H.Alimuddin Budung menegaskan bahwa Pimpinan DPRD beserta fraksi-fraksi yang hadir hari ini sudah siap bertanda tangan menolak UU Cipta Kerja

“Masyarakat pinrang hari ini bersama dengan semua anggota DPRD melalui perwakilan fraksi, dari delapan fraksi yang ada, lima yang hadir siap menandatangani surat pernyataan yang disiapkan adik-adik sekalian,” tegas Ketua Fraksi PKB tersebut, disertai tepuk tangan peserta aksi.

Demonstrasi tersebut pun berakhir dengan damai ditandai dengan penandatanganan pimpinan dan lima fraksi lainnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.