Terkini.id – Indonesia memiliki beragam makanan khas yang berasal dari masing-masing daerah, salah satunya ialah Lappa-lappa Jagung.
Lappa-lappa Jagung merupakan makanan khas Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, khususnya daerah Bontotiro. Makanan ini berbahan dasar jagung dicampur dengan parutan kelapa dibungkus menggunakan daun jagung muda.
Berbeda dengan sebagian daerah di Sulawesi Selatan, Lappa-lappa dikenal dengan bahan dasar beras ketan hitam maupun putih dicampur dengan santan, lalu dibungkus menggunakan daun kelapa muda.
Lappa-lappa disajikan pada saat musim jagung tiba, tradisi masyarakat Bontotiro akan mengundang para kerabatnya untuk menikmati hasil panennya dengan membuat berbagai makanan yang terbuat dari olahan jagung salah satunya ialah Lappa-lappa Jagung ini.
Tradisi ini sering dilakukan oleh masyarakat Bontotiro biasanya para pemilik jagung mengadakan acara dan membuat Lappa-lappa di tengah ladang jagung. Hal ini merupakan bentuk kegembiraan serta rasa syukur atas kesuksesan panen mereka. Selain itu acara ini dapat mempertahankan tradisi dan mempererat hubungan keluarga.
“Tradisi ini sudah turun temurun dilakukan oleh para orangtua dulu, kami sudah biasa membuat acara dan bersama-sama memasak Lappa-lappa di rumah kebun ini karena kami leluasa memetik jagung dari batangnya langsung yang tentunya lebih segar,” tutur ibu Eda salah satu petani yang juga sering membuat Lappa-lappa.
Menurut cerita masyarakat Bontotiro sepanjang Lappa-lappa ini ada belum diketahui catatan pasti tentang kapan dan siapa yang pertama kali membuat Lappa-lappa. Oleh karena itu, sulit untuk menentukan satu orang atau pelopor yang dapat dikaitkan dengan makanan ini.
Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa Lappa-lappa sudah ada jauh sebelum Kemerdekaan Indonesia dan telah menjadi makanan para orang tua pada zaman dulu.
Dilihat dari asal namanya Lappa-lappa berasal dari bahasa Makassar ‘Lappa’ yang berati melipat. Secara harfiah adonan Lappa-lappa dimasak dan dibungkus dengan cara dilipat menggunakan daun jagung muda sehingga mudah dibentuk segitiga. Hal ini melambangkan simbol yang kuat dalam merapatkan hubungan kekeluargaan. Hal sederhana ini dapat membawa makna yang mendalam dan memperkuat ikatan keluarga, serta memperkuat rasa solidaritas antar keluarga.
Selain itu, bahan adonan Lappa-lappa memiliki makna sendiri yaitu Jagung, mengandung makna tentang kebersamaan, kesatuan, dan kerukunan. Dalam filosofi ini, jagung diibaratkan sebagai sekumpulan biji yang saling berhubungan dan saling bergantung pada satu sama lain. Hal ini mengajarkan tentang pentingnya kerjasama, solidaritas, dan gotong royong dalam mencapai tujuan bersama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
