Seorang warga yang menjadi korban kebakaran, Muliati (57), mengungkapkan kesedihannya.
“Semua barang-barang kami hangus, tidak ada yang tersisa. Kami hanya bisa menyelamatkan diri saja. Sekarang kami harus tinggal di penampungan sampai ada bantuan lebih lanjut,” katanya sambil menahan air mata.
Pemulihan bagi warga terdampak kebakaran di Bontoala diperkirakan akan memakan waktu. Pemerintah setempat berjanji untuk segera menyalurkan bantuan, termasuk menyediakan tempat tinggal sementara bagi para korban yang rumahnya hancur akibat kebakaran ini.
Polisi Imbau Warga Jaga Kondisi Emosional
Kasus kebakaran ini menjadi peringatan bagi warga Makassar, terutama dalam menghadapi masalah rumah tangga atau persoalan emosional lainnya. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak gegabah atau terprovokasi oleh emosi, terutama jika hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian besar bagi banyak orang.
- Wali Kota dan Wawali Makassar Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah
- Modal Rekor dan Kemenangan, Ramadhipa Incar Podium di Seri Jerez Moto3 Junior 2026
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Asmo Sulsel Gelar Honda Community Safety Riding Competition Regional 2026, Seleksi Wakil Menuju Tingkat Nasional
- Pimpinan 18 Perusahaan Grup Astra Makassar Perkuat Sinergi Melalui Pertemuan Rutin Bulanan
“Jangan biarkan masalah pribadi merugikan orang lain. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kondisi emosional dan berpikir rasional dalam menghadapi setiap masalah,” pungkas Jamaluddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
