Terkini, Makassar – Setelah pencarian intensif selama tujuh hari, upaya Basarnas untuk menemukan tiga Anak Buah Kapal (ABK) KM Harapan Jaya yang hilang akhirnya dihentikan pada Senin, 20 Januari 2025. Proses pencarian yang dimulai sejak kecelakaan tenggelamnya kapal tersebut pada 10 Januari 2025 di Perairan Selayar berakhir dengan hasil yang mengecewakan: nihil.
Kapal Motor (KM) Harapan Jaya, yang berangkat dari Paotere menuju Pulau Sumange, Kepulauan Pangkep, dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak besar akibat cuaca buruk. Kapal tersebut mengalami kebocoran di lambung kiri yang membuatnya terbalik, meninggalkan enam ABK di tengah laut.
Tiga di antaranya berhasil selamat, namun tiga lainnya tidak ditemukan meski pencarian sudah dilakukan secara maksimal.
Hasil Nihil dan Penutupan Pencarian
Menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan, keputusan untuk menghentikan pencarian sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP) Basarnas setelah tujuh hari pencarian tanpa hasil.
- Ribuan Warga Padati Nobar Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Pemuda Bulukumba
- Empat Negara Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal dan Rekor Head to Head
- Pemkab Gowa Berangkatkan 90 Siswa ke Sekolah Rakyat, Wujudkan Akses Pendidikan Berkualitas
- Galesong eMotor Pratama Perkenalkan QT Series dan Tyranno X untuk Masyarakat Makassar
- Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung dan Dongkrak Ekonomi Kreatif
“Setelah melaksanakan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal dengan nama kapal Harapan Jaya selama tujuh hari, kami nyatakan operasi SAR kami ditutup dengan hasil nihil,” ujar Sultan saat konferensi pers di Kabupaten Selayar.
Pihak Basarnas juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk VTS Makassar dan SROP Selayar, untuk menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di perairan Selayar dan sekitarnya. Hal ini dimaksudkan agar jika ada pihak yang menemukan korban, mereka dapat segera menghubungi Basarnas.
Walaupun pencarian resmi dihentikan, Sultan menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melakukan pemantauan dan siap untuk melanjutkan operasi jika ada informasi baru mengenai keberadaan korban.
Duka di Tengah Laut
Kecelakaan KM Harapan Jaya menambah daftar panjang tragedi laut di wilayah selatan Sulawesi. Kapal yang berlayar pada malam hari itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 00.00 WITA di Perairan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
