Trending Tagar ‘Kebakaran Jenggot’, Berikut Kisruh Partai Demokrat yang Jadi Sorotan

Trending Tagar ‘Kebakaran Jenggot’, Berikut Kisruh Partai Demokrat yang Jadi Sorotan

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kisruh dalam internal Partai Demokrat nampak semakin menjadi sorotan pasca terhembus isu bahwa ada upaya untuk kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum. Kini, di twitter sedang trending tagar ‘kebakaran jenggot’ yang menyoroti soal kisruh partai tersebut.

Tagar tersebut telah digunakan dalam 15,3 ribu cuitan dan masih terus bertambah.

Cuitan terpopuler dalam tagar tersebut adalah terkait respons Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kisruh yang terjadi di dalam partainya.

Berikut juga disorot respons dari kader senior demokrat terkait kisruh yang masih terus berkembang.

Pemecatan dua Ketua DPC Partai Demokrat

Salah satu kisruh yang menjadi sorotan saat ini yaitu dipecatnya dua Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) di Jawa Tengah yakni Ketua DPC Blora Bambang Susilo dan DPC Kabupaten Tegal Ayu Palaretin.

Baca Juga

Keduanya dipecat karena dukungan mereka untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) yang dinilai justru akan memperkeruh suasana dalam partai.

Kisruh Partai Demokrat yang berawal dari kudeta memang berlanjut pada isu bahwa beberapa elit partai akan menggelar KLB ulang untuk menggantikan AHY.

“Pencopotan dua ketua DPC sebagai bentuk ketegasan partai. Semua kader harus patuh dan bersama untuk membesarkan partai. Bukan malah memperkeruh keadaan dengan menghembuskan isu KLB. Itu kan justru ngerecoki,” kata Joko Haryanto, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, pada Selasa 23 Februari 2021, dilansir dari merdeka.com.

Marzuki Alie Sebut Pecat Memecat Otoriter

Marzuki Alie, salah satu Kader senior Partai Demokrat memberikan respons terkait isu KLB yang berhembus.

Ia menyebut bahwa KLB merupakan cara yang bisa dilakukan apabila memang tidak ditemukan lagi ruang untuk komunikasi dalam menyelesaikan kisruh terkait Ketum.

“Kalau tempur itu tidak baik bagi partai, tapi kalau ruang komunikasi tidak ada, jalan satu-satunya KLB, di situ dibuktikan saja siapa yang mendapat dukungan paling banyak. Setelah KLB sebaiknya bersatu lagi,” kata Marzuki Alie pada Rabu, 24 Februari 2021, dilansir dari detiknews.

Menurutnya, kader yang terlibat dalam isu kudeta sebaiknya tidak usah dipecat sebab hal tersebut menunjukkan kepemimpinan yang otoriter.

“Partai yang pecat memecat itu menunjukkan kepemimpinan yang otoriter, nggak bagus,” lanjutnya.

SBY sebut Demokrat not For Sale

Terkait kisruh partai, SBY yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai pun akhirnya memberikan penegasan bahwa Demokrat tidak untuk diperjualbelikan.

“Bagi orang luar yang punya ambisi untuk merebut dan membeli Partai Demokrat, saya katakan dengan tegas dan jelas, Partai Demokrat not for sale, partai kami bukan untuk diperjualbelikan,” kata SBY dalam video yang dirilis pada Rabu, 24 Februari 2021, dilansir dari Kompas.com.

SBY menegaskan bahwa Partai Demokrat mendapat dukungan lebih dari masyarakat setelah dipimpin AHY.

“Ketika di bawah kepemimpinan AHY (Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono), dukungan rakyat terhadap Partai Demokrat terus meningkat, bagai halilintar di siang bolong ada gerakan dan pemufakatan jahat untuk merusak Partai Demokrat,” ujar SBY.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.