Marzuki Alie masih saja mengaku-aku korban fitnah. Janganlah playing victim terus, mengaku korban fitnah, tapi kerjanya mengumbar fitnah terus ke Partai Demokrat dan jajarannya.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat memecat enam kadernya salah satunya yakni Marzuki Alie. Tak terima dengan hal tersebut, Marzuki pun
Andi Arief, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat mengungkit soal adanya nama Marzuki Alie dalam dakwaan kasus korupsi KTP Elektronik atau e-KTP. "Kasus
Dalam konferensi pers hari ini, Partai Demokrat Kubu Moeldoko menyebut nama Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai pihak yang seharusnya diperiksa dalam kasus korupsi mega
pejuang partai Demokrat (kubu KLB Deli Serdang). Namun, yang terjadi sekarang, lanjutnya, mereka tidak memiliki kemampuan untuk melaporkan kasus ini ke polisi. “Artinya apa?
Marzuki Alie mantan kader senior demokrat yang kini bergabung ke kubu Moeldoko mengingatkan Susilo Bambang Yudhoyono terkait janjinya untuk mengembalikan Partai Demokrat sebagai partai
Mantan Politisi Demokrat, Marzuki Alie mengaku pernah dimarahi Ani Yudhoyono lantaran mendiang istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu merasa Marzuki tak patuh dengan perintahnya.
Pembina Partai Demokrat versi KLB, Marzuki Alie menjawab tudingan yang menyebut dirinya pernah diberi jabatan sebagai Ketua DPR RI oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Marzuki Alie selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat terpilih saat Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara akhirnya angkat bicara soal adanya
Politisi, Marzuki Alie membagikan sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu menyiksa bayi. Ia pun meminta polisi untuk mengusut peristiwa tersebut. Hal itu disampaikan Marzuki