Tuding Tengku Zul-Haikal Hassan Buzzer, Teddy Gusnaidi: Perlu Ditelusuri Mereka Dibayar Atau Tidak

Tuding Tengku Zul-Haikal Hassan Buzzer, Teddy Gusnaidi: Perlu Ditelusuri Mereka Dibayar Atau Tidak

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi menuding Mantan Wasekjen MUI Ustadz Tengku Zul dan Sekjen HRS Center Haikal Hassan adalah buzzer.

Teddy Gusnaidi lewat cuitannya di Twitter, Jumat 12 Februari 2021, dengan tegas menyebut Tengku Zul dan Haikal Hassan merupakan buzzer.

“Oh iya ustadtengkuzul dan haikaI_hassan itu buzzer,” cuit Teddy Gusnaidi menandai Twitter Tengku Zul dan Haikal Hassan.

Namun, menurut Teddy, perlu ditelusuri lagi apakah kedua orang itu mendapat bayaran atau tidak ketika mereka melakukan aksi buzzer tersebut.

“Cuma apakah mereka dibayar atau tidak, itu perlu ditelusuri,” tuturnya.

Baca Juga

Hal itu dilontarkan Teddy Gusnaidi menjawab pertanyaan dari salah seorang netizen.

“Ustadtengkuzul haikal_hassan kalau mereka apa termasuk buzzer juga bang. Mohon info,” tanya netizen tersebut kepada Teddy.

Sebelumnya, Teddy Gusnaidi lewat kicauannya juga menyebut Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merupakan buzzer.

Menurutnya, Mardani Ali Sera juga merupakan seorang buzzer. Oleh karena itu, Teddy menilai ironis jika Mardani malah meminta pemerintah untuk memberantas buzzer.

“Contoh MardaniAliSera, dia itu pengguna twitter, aktif menyebarkan informasi, artinya dia itu buzzer. Lalu dia minta pemerintah memberantas buzzer, artinya dia siap diberantas? Jangan-jangan ketika mau diberantas, teriak-teriak heboh, bahwa pemerintah anti kebebasan berpendapat,” tulis Teddy Gusnaidi menandai Twitter Mardani Ali Sera.

Selain itu, Dewan Pakar PKPI ini juga menilai bahwa buzzer bukanlah jenis pekerjaan, melainkan hanya sebuah kegiatan.

Menurut Teddy Gusnaidi, semua orang yang menggunakan media sosial dan menyebarkan informasi adalah buzzer.

“Semua orang yang menggunakan media sosial dan menyebarkan informasi, itu namanya buzzer. Buzzer itu bukan jenis pekerjaan, tapi sebutan kegiatan. Bedanya, ada yang melakukan kegiatan itu berdasarkan pesanan, makanya (ada yang) dibayar (dan) ada yang tidak,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.