Terkini.id, Jakarta – Wakil Sekjen PA 212, Novel Bamukmin melontarkan tuduhan serius kepada Ketua Umum PBNU terpilih Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya.
Menurut Novel Bamukmin, Gus Yahya memiliki kedekatan dengan Yahudi Israel lantaran pernah mengunjungi negara itu.
Padahal, kata Novel, Israel merupakan musuh Islam lantaran sampai saat ini menjajah bangsa muslim di Palestina.
“Ada kedekatannya dengan Israel yang mana (Gus Yahya) sempat berkunjung ke Israel. Padahal Israel adalah musuh Islam,” ujar Novel Bamukmin, seperti dikutip dari Pojoksatu, Minggu 26 Desember 2021.
Selain itu, Novel Bamukmin juga menilai Gus Yahya memiliki pemikiran yang tidak jauh berbeda dengan adiknya yang merupakan Menteri Agama RI yakni Gus Yaqut.
- Ketua Umum PBNU Gus Yahya Nilai Polri Berhasil Jaga Ketentraman Jelang Pemilu 2024
- Dianggap Fitnah Gus Yahya, Faizal Assegaf Dilaporkan ke Bareskrim
- Himbau Politisi dan Partai Politik Tak Gunakan Politik Identitas, Gus Yahya: Jangan Sampai Memperalat Identitas Sebagai Senjata
- Gus Yahya Tegaskan Tak Pecat Mardani Maming Meski Terlibat Kasus Korupsi: Dia Tidak Diberhentikan Lho Ya
- Soal Mardani Maming, Kiai Pesantren: Rusak Reputasi NU Sebagai Ormas Pendukung NKRI
“Adapun Yahya Staquf ini adalah kakak dari Yaqut yang jadi Menag. Sepengetahuan saya sama aja keduanya,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia pun menilai baik Gus Yahya maupun Gus Yaqut kerap membuat gaduh masyarakat dengan pernyataan-pernyataannya.
Tak hanya itu, Novel Bamukmin juga menuding Gus Yahya dan Gus Yaqut memiliki paham yang bertentangan dengan Islam.
“Yaqut dan Yahya ini sudah membuat gaduh umat Islam dengan statement-nya, dengan paham-pahamnya bertentangan dengan Islam,” ungkapnya.
Diwartakan sebelumnya, Novel Bamukmin ikut menanggapi terpilihnya Gus Yahya sebagai ketua umum PBNU dalam Muktamar NU ke-34.
Novel Bamukmin menyebut, NU telah mendapat musibah yang besar atas terpilihnya Gus Yahya sebagai ketua umum ormas Islam terbesar di Indonesia itu.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun NU telah mendapat musibah yang besar, yaitu krisis kepemimpinan karena yang menjadi Ketum PBNU saat ini bisa dirasakan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
