Terkini, Jeneponto – Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babul Ilmy Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan bakal melaporkan kepihak Kepolisian terkait adanya uang palsu yang ditemukan oleh salah seorang guru.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babul Ilmy Rumbia, Baharuddin kepada Terkini melalui pesan whatsappnya, Minggu, 22 Desember 2024.
“Insya Allah rencana besok saya mau melapor ke pihak Kepolisian,” kata Baharuddin.
Menurutnya, uang gaji para guru MI Babul Ilmy Rumbia ditarik di salah satu BRI Unit. Uang itu saya dengan bendahara tarik di BRI Unit, Selasa, 17 Desember 2024.
“Rencana besok saya mau bawa uang itu ke BRI untuk di scanner ulang sekaligus menginfokan bahwa uang tersebut asal dari BRI, percaya tidaknya tetap saya sampaikan,” bebernya.
- Perkuat Budaya Keselamatan Berkendara, Asmo Sulsel Edukasi Peserta di Mapomdam XIV/Hsn
- Warga Karuwisi Puji Respons Cepat PDAM Makassar Salurkan Bantuan Air Bersih
- PLN UID Sulselrabar Pantau Sistem Kelistrikan 24 Jam dan Tinjau Langsung Optimalisasi Pembangkit
- PLN Terus Optimalkan Pasokan Listrik dan Percepat Pemulihan Sistem Sulbagsel
- Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpotensi Jadi Percontohan di Makassar
“Dan kemungkinan Pihak BANK tidak akan percaya karena sudah beberapa hari berlalu, tapi tetap saya sampaikan dengan tujuan supaya lebih berhati-hati,”sambung Baharuddin.
Lebih lanjut, Baharuddin mengatakan, guru yang menemukan uang palsu itu bernama Ardi, S.Pd yang merupakan guru olah raga,.
“Dari jumlah total 1.200.000, hanya 1 lembar yang disinyalir palsu seperti dalam video,” terang Baharuddin.
Saat bendahara memberikan gaji guru, gaji sebanyak 1.200.000 itu diisi dalam amplop.
“Jadi gajinya dalam amplop diserahkan oleh bendahara. Bendahara langsung yang bagikan ke guru,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
