Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Jeneponto, Terungkap di Agen BRIlink

Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Jeneponto, Terungkap di Agen BRIlink

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto – Peredaran uang palsu kembali meresahkan warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Kali ini, uang palsu pecahan Rp100 ribu terdeteksi saat salah seorang nasabah hendak melakukan transfer uang di agen BRIlink di Pajas Listrik, Jalan Pahlawan, Kecamatan Binamu, Rabu, 1 Januari 2024.

Kejadian tersebut bermula ketika seorang nasabah menyerahkan sejumlah uang pecahan Rp100 ribu kepada operator BRIlink untuk proses transaksi. Namun, operator mencurigai tekstur dan warna uang yang terlihat berbeda dari biasanya.

Setelah diperiksa menggunakan alat pendeteksi uang palsu, ternyata uang tersebut tidak memenuhi ciri-ciri keaslian seperti watermark dan serat pengaman.

“Uang yang saya transfer sebanyak 19.516.000, tetapi di duga satu palsu, karena mesin penghitung uang BRILink bunyi, saya sudah laporkan juga ke admin,” Haidir, salah seorang karyawan Perusahaan.

Nasabah yang membawa uang tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa uang yang dibawanya ada yang palsu. Ia mengatakan, uang tersebut diterima dari hasil transaksi COD.”uang itu dari hasil pembayaran paket melalui COD,” ungkapnya.

Baca Juga

Sementara sebelumnya operator BRILink Pajas Listrik telah menemukan satu lembar uang Palsu dari nasabah yang akan melakukan transfer.” Iya, tadi satu lembar terdeteksi uang palsu, mesin penghitung uang tidak membaca uang tersebut,” kata salah seorang operator BRILink Pajas.

Operator itu juga mengaku, hampir setiap hari ada yang terdeteksi uang palsu,”Hampir setiap hari,” ujarnya.

Dimana sebelumnya, juga diberitakan, Seorang guru yang mengajar di salah satu madrasah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Babul Ilmy, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, dikabarkan menerima gaji dalam bentuk uang palsu. Kejadian ini mengejutkan masyarakat dan menjadi bahan pembicaraan hangat.

Bahkan video oknun guru itu pun beredar di di grup whatsapp, Minggu, 22 Desember 2024. Dalam video tersebut oknun guru itu menyampaikan agar hati-hati dengan peredaran uang palsu.

“Hati-hati, saya dapat uang palsupalsu dari Babul Ilmy, gajiku ini kodong, baru uang palsu yang saya dapat, tidak bisa dibedakan, tapi kalau diterawang ujungnya bisa terbelah,” kata oknun guru itu dalam video.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.