Terkini.id, Jakarta – Muhammad A.S. Hikam, mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi era Presiden Gus Dur menyebut beberapa kampus ataupun institusi yang merupakan target utama bagi kelompok berpaham radikalisme.
Adapun kampus atau institusi tersebut adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
“Universitas yang sangat terkenal di negara Indonesia, seperti ITB, IPB, UI, UGM, ITS, dan lain-lain itu adalah target utama dari pengembangan dari ide-ide radikalisme tadi itu,” kata Hikam dalam seminar yang digelar Universitas Paramadina, dilansir dari Detik pada Minggu 5 Juni 2022.
Selanjutnya Hikam juga mengungkapkan bahwa mahasiswa merupakan target paling penting bagi gerakan kelompok radikal.
Selain karena jumlahnya yang besar, mereka juga mampu menyuarakan aspirasinya ke ranah publik.
- Pakar Kebencanaan UI Lakukan Penelitian Awal Kondisi Tumpahan Minyak PT Vale Indonesia
- Eks Ketua BEM UI Deklarasikan Diri Maju Sebagai Caleg DPRD DKI
- Sebut Berjilbab Hanya Pilihan, Ade Armando: Semoga Umat Islam Sadar!
- Kapan SIMAK UI Dibuka? Cek Jadwal, Cara Daftar, dan Biaya Pendaftaran
- Sebut Anies Takut Jadi Bahan Olok-Olok PSI, Ade Armando: Dia Lagi Butuh Pencitraan!
Menurut dia, mahasiswa tidak hanya menjadi target penyebaran paham, tetapi juga disiapkan untuk dijadikan aktor utama gerakan radikal.
Adapun pola perekrutan, kata Hikam bisa dilakukan secara lembut maupun keras.
Lebih lanjut Hikam menyebut kelompok radikal tahu bagaimana bisa mendapat perhatian di hati mahasiswa.
“Mahasiswa bisa jadi target pengembangan ideologi dan target pelaku di dalam kegiatan-kegiatan yang suka kita sebut sebagai terorisme,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
