Ungkit Kasus Hukum Pertama Rizieq, Guntur Romli: Mulut Provokator dari Dulu

Ungkit Kasus Hukum Pertama Rizieq, Guntur Romli: Mulut Provokator dari Dulu

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Akan tetapi, pada April 2003, terjadilah drama pelarian Rizieq ke Irak saat berkas kasusnya siap dilimpahkan ke penuntut umum.

Sebelumnya, ia sempat mangkir dari panggilan polisi sebanyak sua kali. Panggilan pertama pada 7 Maret 2003 dan panggilan kedua pada 9 Maret 2003.

Ternyata, Rizieq sudah meninggalkan Indonesia menuju Yordania melalui Malaysia pada 8 Maret 2003. Ia baru kembali ke tanah air pada Minggu petang, 20 April 2003.

Ketika itu, setibanya di Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta, Rizieq langsung dijemput personel Polda Metro Jaya.

Sehari setelah penangkapan di bandara itu, Polda Metro Jaya melimpahkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) Rizieq Shihab ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Baca Juga

Maka, Senin 21 April 2003, sekitar pukul 09.00 WIB, Rizieq beserta kuasa hukumnya, Ary Yusuf Amir, tiba di Kejati DKI Jakarta, Jalan Rasuna Said.

Rencananya, Rizieq akan menjalani pemeriksaan administrasi untuk selanjutnya digiring ke Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat.

Namun, sekitar pukul 11.30 WIB, massa FPI yang sejak pagi berunjuk rasa di Jalan Rasuna Said merangsek masuk ke dalam Kantor Kejati DKI lalu membawa kabur Rizieq ke markas FPI.

Sekretaris Jenderal FPI, Ahmad Shabri Lubis mengatakan kejadian tersebut murni tindakan spontan dari murid-murid atau pendukung Habib Rizieq.

“Ini di luar keinginan kita. Ini betul-betul di luar kesanggupan kami untuk menahan mereka. Mereka histeris dan menunjukkan sikap melawan. Kita akan menenangkan dulu atau sadarkan dengan para ulama kita, pengacara kita, dan pengurus FPI lainnya,” jelasnya.

Ahmad menambahkan bahwa ia beserta ulama dan pengurus FPI lainnya akan menenangkan para pendukung agar Rizieq dapat mengikuti proses hukum sebagaimana mestinya.

Benar saja, Senin petang Rizieq Shihab langsung menyerahkan diri ke Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.