Unismuh Makassar Jadi Ruang Dialog Hilal, Muhammadiyah Paparkan KHGT

Unismuh Makassar Jadi Ruang Dialog Hilal, Muhammadiyah Paparkan KHGT

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Ini berarti belum memenuhi kriteria imkanur rukyat MABIMS. Karena itu, keputusan tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama,” ujarnya.

BMKG juga memberikan prakiraan cuaca untuk pelaksanaan Salat Idulfitri pada hari Jumat. Di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, diprediksi terjadi hujan pada pagi hari, sehingga masyarakat disarankan mempersiapkan pelaksanaan salat di masjid.

Kemenag dan MUI Ajak Masyarakat Saling Menghormati

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Dr Ali Yafid, mengajak masyarakat menyikapi potensi perbedaan penentuan Idulfitri dengan bijak dan dewasa. Ia menegaskan, perbedaan tersebut bukan disebabkan pertentangan, melainkan perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah.

“Perbedaan ini adalah rahmat. Yang terpenting adalah menjaga persatuan dan saling menghormati,” katanya.

Baca Juga

Hal senada disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Najamuddin Abdul Safa. Ia menilai perbedaan penentuan hari raya merupakan hal yang telah lama terjadi di Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu saling menyalahkan.

“Silakan berbeda, tetapi tetap saling menghormati. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Di titik itulah, Observatorium Unismuh Makassar menjadi ruang yang menarik. Di satu sisi, kampus ini tetap teguh pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan KHGT.

Di sisi lain, Unismuh tetap membuka observatoriumnya untuk pelaksanaan rukyat pemerintah yang hasilnya menjadi bahan sidang isbat nasional.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.