“Ini berarti belum memenuhi kriteria imkanur rukyat MABIMS. Karena itu, keputusan tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama,” ujarnya.
BMKG juga memberikan prakiraan cuaca untuk pelaksanaan Salat Idulfitri pada hari Jumat. Di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, diprediksi terjadi hujan pada pagi hari, sehingga masyarakat disarankan mempersiapkan pelaksanaan salat di masjid.
Kemenag dan MUI Ajak Masyarakat Saling Menghormati
Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Dr Ali Yafid, mengajak masyarakat menyikapi potensi perbedaan penentuan Idulfitri dengan bijak dan dewasa. Ia menegaskan, perbedaan tersebut bukan disebabkan pertentangan, melainkan perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah.
“Perbedaan ini adalah rahmat. Yang terpenting adalah menjaga persatuan dan saling menghormati,” katanya.
- Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI dan Smart Technology
- Sompo Indonesia Catat Kinerja Keuangan Kuat pada 2025, Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah
- Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1425 Jeneponto Mengangkat Derita Keluarga Sederhana, Membangun Rumah dan Harapan
- Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap Dorong Program Tiga Kali Tanam dalam Setahun
- Tujuh Tahun Penantian, Impian di Usia Senja, Sali Binti Bando Catat Sejarah JCH Tertua Jeneponto
Hal senada disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Najamuddin Abdul Safa. Ia menilai perbedaan penentuan hari raya merupakan hal yang telah lama terjadi di Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu saling menyalahkan.
“Silakan berbeda, tetapi tetap saling menghormati. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Di titik itulah, Observatorium Unismuh Makassar menjadi ruang yang menarik. Di satu sisi, kampus ini tetap teguh pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan KHGT.
Di sisi lain, Unismuh tetap membuka observatoriumnya untuk pelaksanaan rukyat pemerintah yang hasilnya menjadi bahan sidang isbat nasional.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
