Terkini.id, Gowa – Dalam rangka menciptakan ruang terbuka hijau di wilayah Kabupaten Gowa.
Pemerintah setempat melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa melaksanakan penataan ruang terbuka hijau dengan melakukan peremajaan pohon pelindung atau peneduh.
Upaya ini dilakukan dengan melihat banyaknya pohon pelindung pada ruas jalan di Kabupaten Gowa yang sudah rapuh dan miring ke jalan sehingga dapat membahayakan pengguna jalan dan bangunan di sekitarnya.
Olehnya pekerjaan peremajaan pohon pelindung ini memerlukan penanganan cepat.
“Setiap tahun saat datangnya musim penghujan atau yang disebut cuaca ekstrem kita selalu saja was-was akan adanya pohon yang tumbang. Apalagi hampir setiap tahun ada yang tumbang dan memakan korban,”ujarnya.
- Halalbihalal DMI Gowa, Bupati Husniah Talenrang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
- Bupati Husniah: Media Berperan Besar Dorong Kemajuan Kabupaten Gowa
- Bupati Husniah Talenrang Sidak Pasar, Harga Sembako di Gowa Jelang Lebaran 2026 Dipastikan Stabil
- Pemkab Gowa dan BSI Launching Program Gowa Berhaji, Dorong UMKM dan Perencanaan Ibadah Haji
- 716 Tenaga Outsourcing di Gowa Terima Paket Lebaran, Bukti Kepedulian di Tengah Ramadan
“Untuk itu diperlukan tindakan yang cepat dan efisien dalam melakukan peremajaan pohon,” sambung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Kodim 1409/Gowa tentang Kegiatan Peremajaan Pohon Peneduh di Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin 4 April 2022.
Adapun metode pelaksanaan pekerjaan peremajaan pohon pelindung ini menurut Adnan dilakukan dengan menebang atau memangkas pohon yang sudah rapuh serta membahayakan, dan kemudian dilakukan penanaman pohon pengganti yang lebih kuat dan dapat memberi fungsi sebagai pohon pelindung pada ruas jalan.
“Kita juga sudah melakukan konsultasi dengan WALHI Sulsel terkait kegiatan ini. Dan menurut teman-teman di WALHI ini sah-sah saja asalkan pohon yang ditebang memang sudah rapuh dan membahayakan, serta ada penggantian pohon baru di titik tersebut,” tuturnya.
Dalam beberapa tahun terakhir lanjut Bupati Gowa dua periode ini, Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Lingkungan Hidup telah berupaya untuk meminimalisir dampak dari cuaca ekstrim yang menyebabkan banyaknya pohon tumbang dengan cara melakukan pemangkasan rutin di sepanjang jalan poros di Kabupaten Gowa.
Hanya saja karena jenis pohon trembesi yang tumbuh dan berada disepanjang jalan merupakan jenis pohon dengan perakaran dangkal sehingga akarnya menjalar dan sangat mudah tumbang apabila terkena tiupan angin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
