Berhasil Menyediakan Stok Darah, UPT Transfusi Darah Sulsel Belajar ke Kampung Donor Darah di Jember

Berhasil Menyediakan Stok Darah, UPT Transfusi Darah Sulsel Belajar ke Kampung Donor Darah di Jember

R
Muh Nasruddin
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – UPT Transfusi Darah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengunjungi kampung donor darah di Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa 21 Juni 2022.

Sebanyak 29 orang rombongan dari UPTD Transfusi Darah Sulsel ini berkunjung untuk Study Tiru atau belajar terkait donor darah yang ada di desa tersebut. Jember dipilih karena dianggap berhasil dalam menyediakan stok darah.

Rombongan diterima langsung oleh, Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki, Kepala Desa Karangduren Nur Kholik, Camat Balung Rahman Hidayat, Danramil Balung Kapten Juari dan Kapolsek Balung AKP Sunaryo.

Pada kesempatan itu, Ketua PMI Jember, Zaenal Marzuki mengatakan, desa Karangduren menjadi status kampung donor darah karena adanya beberapa kriteria. 

“Kriterianya adalah, rajin menggelar donor darah, bahkan setiap dua bulan sekali digelar donor darah di Desa Karangduren. Kriteria selanjutnya adalah selalu memunculkan pendonor darah yang baru dari kalangan anak muda,” ungkap Zaenal. 

Baca Juga

Dia juga mengungkapkan bahwa, stok darah di Kabupaten Jember sebanyak 3.500 kantong darah per-bulan. Artinya dalam satu hari dibutuhkan 150 kantong darah di tiga desa di kecamatan ini.

“PMI Jember menjadi penyangga untuk di Kabupaten lain termasuk untuk provinsi lain dan nasional,” paparnya.

“Bahkan kami pernah kirim darah di negara Lebanon,” tambahnya.

Kepala Desa Karangduren, Nur Kholik mengapresiasi rombongan UPT Transfusi Darah Sulawesi Selatan di daerah ini. Ia menjelaskan, kampung donor di Desa Karangduren, Kecamatan Balung terbentuk tahun 2021 lalu. 

Setelah mendapat penghargaan dari pemerintah setempat. Karena dinilai sukses melakukan donor darah sejak tahun 2003 silam.

“Kantor desa kami digunakan sebagai pendonor sejak tahun 2003 silam. Pada waktu itu hanya 39 kantong darah saja tapi seiring waktu sudah mencapai 6.000 kantong darah,” kata Nurkholik.

Sementara itu, Kasubag UPT Transfusi Darah Sulawesi Selatan Sumiariaty Sofyan menjelaskan, tujuan kunjungan kerja ini ke Kabupaten Jember untuk dapat mengadopsi inovasi kampung donor darah di Kecamatan Balung. Pasalnya di Kota Makassar khususnya di Sulawesi Selatan sulit mendapatkan donor darah dari masyatakat .

“Inilah yang kami mau adopsi. Karena kami sangat sulit mendapatkan pendonor darah. Satu hari saja belum tentu dapat 150 kamtong darah. Justru berbeda di Kecamatan Balung,” ujar Sumiariaty.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.