Usai Reshuffle Kabinet, Jokowi Dikritik Keras: Tanda Presiden Gagal Mengatur Menterinya!

Usai Reshuffle Kabinet, Jokowi Dikritik Keras: Tanda Presiden Gagal Mengatur Menterinya!

R
Mahipal
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaPresiden Jokowi lantik menteri baru dan wakil menteri baru, pelantikan itu diselenggarakan pada Rabu, 15 Juni 2022. Usai reshuffle kabinet, Jokowi malah dikritik keras.

Jokowi disebut gagal dalam mengatur menterinya, pernyataan itu disampaikan oleh salah satu pengguna twitter melalui cuitannya.

Pelantikan menteri baru merubah wajah Kabinet Indonesia maju, di sisi lain Presiden Jokowi juga harus menerima sindiran dan kritikan lantaran dianggap gagal mengatur menterinya.

Sebagaimana diketahui bahwa Jokowi pernah berjanji tidak akan bagi-bagi jabatan menteri, ia berjanji akan memilih menteri sesuai kompetensi.

Reshuffle yang dilakukan Presiden Jokowi itu kini menilai sindiran dari warganet, dirinya disebut tidak mampu mengatur menterinya sendiri.

Baca Juga

Sang warganet menilai reshuffle menteri yang dilakukan tidak hanya sekali itu menandakan bahwa Presiden Jokowi tidak mampu mengatur menterinya bahkan disebut tidak mampu urus negara. 

Pernyataan itu disampaikan warganet dengan akun twitter @NegeriKolam melalui cuitannya, sebagaimana dikutip Terkini.id pada Kamis, 16 Juni 2022.

Sang warganet menjelaskan bahwa Presiden Jokowi berkali-kali melakukan reshuffle kabinet.

Usai Reshuffle Kabinet, Jokowi Dikritik Keras: Tanda Presiden Gagal Mengatur Menterinya!
Cuitan warganet (twitter @NegeriKolam)

7 Kali Jokowi Reshuffle Kabinet Mulai Rabu 12 Agustus 2015 Sampai Rabu 15 Juni 2022,” tulis sang warganet dalam cuitannya.

“Dgn Carut-marutnya kondisi Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Politik, Sosial, Begitu sangat Memprihantinkan,” tulisnya melanjutkan.

“Menandakan Jokowi Sendiri Gagal Mengatur Para Mentrinya, dan Tidak mampu Ngurus Negara,” tulisnya menandaskan cuitan.

Adapun menteri dan wakil menteri baru yang dilantik Presiden Jokowi antara lain ialah, Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Luthfi.

Eks Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria menggantikan Sofyan Djalil. Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempi Wetipo menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri.

Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia, Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri Agraria menggantikan rekan separtainya Surya Tjandra.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.