Masuk

Usulkan Vaksinasi Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran, Ma’ruf Amin Disentil Netizen: Kita Lupa Kalau Indonesia Punya Wakil Presiden

Komentar

Terkini.id, Jakarta Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin mengusulkan akan menjadikan vaksinasi dosis penguat atau booster sebagai syarat perjalanan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2022.

Dalam pernyataannya, Ma’ruf Amin mengatakan jika hal itu dilakukan dengan menimbang angka penyebaran Covid-19 di dalam negeri.

Menurut Ma’ruf Amin jika sudah mendapatkan vaksinasi booster maka tidak perlu lagi untuk melakukan tes PCR ataupun antigen.

Baca Juga: Soal Isu Reshuffle Kabinet, Ini Jawaban Terbaru Presiden Jokowi

“Bahkan nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik” Ungkap Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam kanal YouTube CNN Indonesia, sebagaimana dilihat pada Senin 4 April 2022.

“Selain vaksinasi sudah lengkap dua kali, juga harus sudah dibooster, sehingga dengan demikian maka tidak perlu ada lagi semacam di PCR atau di Antigen” Ujar Ma’ruf Amin melanjutkan.

“Ini kalau tidak terjadi lonjakan-lonjakan kalau suasana terus landai seperti sekarang” Tegas Ma’ruf Amin melanjutkan.

Baca Juga: Wapres Serahkan Penghargaan ke Gubernur Sulsel Sebagai Pembina Peduli HAM

Pernyataan Ma’ruf Amin ini ramai direspon oleh banyak netizen di kanal YouTube CNN Indonesia, salah satunya berasal dari akun YouTube bernama alina bintang.

Dalam komentarnya, alina bintang memberikan sentilan kecil pada Ma’ruf Amin karena masyarakat bisa sampai lupa jika Indonesia mempunyai wakil presiden.

“Kita semua sering lupa klo Indonesia punya Wakil Presiden..” Tulis seorang pengguna YouTube bernama alina bintang.

Tangkapan Layar Komentar alina bintang (CNN Indonesia)

Dilansir dari Tribunnews.com, Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman menyebutkan, jika yang disampaikan oleh Ma’aruf memang benar. 

Baca Juga: Bupati Wajo Sambut Kedatangan Wapres RI Dalam Rangka Pembukaan Muktamar As’adiyah XV

“Yang disampaikan wapres, betul. Jadi prinsip mendasar dalam mengurangi risiko melakukan mitigasi risiko dalam masa terutama khususnya bulan Ramadan. Imunitas menjadi penting,” ungkap Dicky Budiman dilansir dari Tribunnews.com.