Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bakal menggunakan mobil pengendali inflasi dari Dinas Perdagangan Kota Makassar sebagai tempat vaksinasi mobile Covid-19. Sebanyak 10 unit kendaraan akan menyasar area kecamatan yang berada di perbatasan.
“Menyasar kecamatan yang jauh-jauh seperti Biringkanayya, dan jalanannya yang lebar-lebar, Kecamatan Tallo dan Mariso tidak memungkinkan,” kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Senin, 13 September 2021.
Hal itu lantaran mobil pengendali inflasi memiliki ukuran yang agak besar sehingga tak mampu menjangkau lorong-lorong.
Pemerintah Kota Makassar berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan Kejaksaan akan serentak melakukan vaksinasi vaksin.
Selama ini, kata Danny, program vaksinasi dari TNI dan Polri sudah berjalan, justru pemerintah kota yang tak jalan karena terkendala masalah vaksin yang kosong.
“Saya lihat di dalam daftar ada 114 ribu vaksin di luar TNI dan Polri. Saya kira kalau ini bergerak serentak bisa mencapai 100 persen atau menghampiri target 1,1 juta vaksinasi,” ucap Danny.
Danny optimis target tersebut bakal rampung dalam satu bulan ini. Ia mengatakan saat ini tengah melakukan preparasi. Setelah itu, pihaknya bakal langsung turun.
“Setelah data-datanya selesai karena kita ingin mengundang vaksin, jadi seperti pemilu. Mengundang orang per rumah,” ungkapnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar Arlin Ariesta mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan kendaraan.
“Kita menyiapkan kendaraannya nanti diserahkan ke dinas yang bertanggung jawab soal masalah vaksinasi,” kata Arlin.
Disdag Makassar, kata dia, berada pada posisi menyediakan dan memastikan kesiapan kendaraan mobil pengendali inflasi untuk digunakan sebagai tempat vaksinasi mobile.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
