Terkini.id, Jakarta – Video lawas Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali disoroti publik beberapa waktu yang lalu. Dalam video tersebut, Presiden Jokowi tampak mengkritik aparat pemerintahan yang memukuli rakyat.
Video tersebut diunggah oleh pengguna Twitter dengan nama @Sobrii6. Dalam video tersebut Jokowi, menyayangkan sikap pemerintah yang tak melindungi rakyat.
Unggahan akun @Sobrii6 tersebut kemudian dibagikan kembali oleh eks Anggota DPR RI Djoko Edhi Abdurrahman.
“Di undang-undang kita, jelas bahwa pemerintah melindungi rakyatnya,” tutur Jokowi, dikutip oleh terkini.id, Selasa 6 Juli 2021.
Jokowi yang tampak berdiri di atas mimbar kemudian memperlihatkan video aparat negara melukai masyarakat.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
“Tapi yang terjadi pemerintah malah seperti ini (menunjukkan video kekerasan petugas terhadap sipil). Mukuli rakyat seperi ini,” lanjutnya.
Selanjutnya, Jokowi kemudian memberikan pandangannya mengenai fenomena tersebut. Jokowi mengatakan hal tersebut merupakan sesuatu yang keliru.
“Keliru ini, sudah melanggar undang-undang kalo (menurut) saya. Dan ini sekarang terjadi dimana-mana,” terangnya.
“Saya ingin memberikan inspirasi bahwa yang dilakukan seperti ini adalah keliru!” tegasnya.
Video ini kemudian telah ditonton sebanyak 3.000 kali oleh pengguna Twitter dan mendapatkan beberapa komentar dari warganet.
“Salah satu tanda orang munafiq adalah orang yang ingkar janji dan berbohong,” tutur @Doni13587681.
“Bertolak belakang dengan kenyataan, sudah bela rakyat baru pelanggaran UU yang KM50 ko didiamin pak,” tulis @RUSNADI99202300.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
