Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang menunjukkan aksi pembongkaran rumah dengan alat berat menjadi viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat satu unit alat berat sedang bekerja merobohkan rumah hingga rata rata dengan tanah. Alat berat tersebut terus diayunkan ke atap rumah.
Tembok rumah juga tak luput dari lengan besi alat berat tersebut. Kontan saja, rumah tersebut hancur. Rata dengan tanah.
Warga yang berada di sekitar cuma bisa menyaksikan alat berat itu bekerja.
Mengutip dari laman GoSumut, peristiwa tersebut terjadi di Dusun II, Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin 3 Agustus 2020.
- Dokter Dewi Setiawati: Orang Tua Harus Jadi Tempat Pulang Anak, Bukan Sekadar Pengirim Uang
- Toyota Kuasai 36 Persen Pasar Otomotif Sulawesi hingga April 2026
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Jurnalis Media Online Jadi Korban Penganiayaan Brutal dan Ancaman Pembunuhan di Takalar
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Pra Sejahtera di Bitung
Rumah permanen yang ditaksir senilai ratusan juta tersebut disebut-sebut milik istri kedua warga Medan. Rumah itu baru enam bulan dihuni oleh seorang wanita berusia 36 tahun beserta anaknya.
View this post on Instagram
” Wanita beranak satu tersebut diduga istri simpanan yang juga merupakan warga Medan,” terang salah satu warga yang menolak disebut namanya.
Menurut warga, selama tinggal di Desa Mangga Dua, penghuni rumah itu sangat tertutup.
“Pemiliknya juga jarang bergaul dengan warga sekitar,” ucap warga itu.
Sebelum rumah dirobohkan, posisi rumah dalam keadaan kosong. Perabot rumah juga sudah diambil dari dalam rumah tersebut.
” Sebelumnya, ada plang bertuliskan rumah itu mau di jual namun tiba-tiba kami heran ada alat berat dan merubuhkan rumah tersebut,” kata warga.
Lantas, siapa yang menghancurkan rumah itu? Menurut warga, alat berat itu dibawa seorang lelaki yang diduga anak istri pertama dari suami pemilik rumah tersebut.
” Katanya anaknya yang datang,” kata warga itu.
Sementara itu, Kepala Desa Mangga Dua, Budi, mengungkapkan pemilik rumah itu merupakan warga Marelan Medan. Akan tetapi dia tak tahu persis hubungan penghuni rumah dengan pihak yang menghancurkannya.
” Rumahnya sengaja dirobohkan selama ini tinggal di Mangga Dua namun statusnya masih warga Medan di perkirakan baru enam bulan tinggal di Mangga Dua,” ujar Budi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
