
Terkini.id, Gowa – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam video singkatnya menerangkan penegakan sanksi pelanggaran PSBB mengedepankan Humanis dan persuasif. PSBB Gowa pun menuai kesuksesan besar dari Polres Gowa, penegakan PSBB sangat Humanis. Namun di hari Senin, 11/5/2020 ada juga oknum yang tidak bertanggungjawab, mencoba mencoreng kesuksesan Penegakan Humanis Polres Gowa.
Dari postingan seseorang warga di daerah Tamanyeleng kabupaten Gowa, yang mengatakan bahwa dirinya tidak setuju akan kebrutalan oknum saat itu. Tim media mencoba mencari tahu Fakta dibalik Postingan warga tersebut di Medsos.
Rabu (1/5/2020), media mendatangi rumah si korban dan juga yang memposting status tersebut. Dari keterangan di lokasi ditemukan informasi mengenai kejadian malam hari tersebut dan ini kupasan singkatnya,
Lelaki Andika menuturkan bahwa dirinya diambil bersama keluarganya di lokasi rumah kamar depan. Menurut Andika, dia diminta ikut sambil hendak memukul namun saya membantah, jangan ki memukul pak karena saya di kamar ini dan tidak buat masalah, ujar Andika.
“Saya dipukul bagian hidung pak, ini buktinya batang hidung saya masih sakit,” ungkap lelaki Aidil.
- Pemkot Makassar Buka Unit Pelayanan Baru untuk Permudah Urusan Administrasi Warga
- Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Koordinasi Kesehatan Jiwa Masyarakat
- PT Vale Buka Suara Terkait CSR Pengadaan Ambulance di Lutim, Perseroan Ikut Terdampak
- Mahasiswi FT Unhas Ditemukan Meninggal, Sempat Kirim Voice Note ke Teman
- Ratusan Pecinta Honda Scoopy Ramaikan Scoopy Night Culture Asmo Sulsel di Makassar
Saya dan Andika saudara dan saya dikamar depan. Memang terbuka pintu kamar jadi bisa dilihat langsung dari jalan tapi kami tidak berbuat apa-apa tegas tambahan Aidil.

“Kalau saya pak dibagian belakang dipukul, tidak kutahu siapa namanya hanya pakaian Polisi, ” ungkap lelaki Irfan. Saya ini sakit belakang ku sampai kalau jalan pincang sakit kurasa, tegas Irfan.
Aidil menerangkan, di mobil tempatnya diambil polisinya kasar-kasar pak. Hidungnya sakit dan saat kamera menzoom melihat ada luka di hidung Aidil.
Orang tua yang dirugikan itu dipukul anaknya pun menerangkan bahwa kenapa anaknya diambil bersaudara dalam kamarnya di depan dan di pukul sampai sakit hidungnya dan pundaknya.
Tanggapan Polres Gowa setelah kami klarifikasi melalui Kasubag Humas Polres gowa sementar nanti kami koordInasikan dulu tentang kebenaran masalah itu . Yang pasti Patroli menyisir lokasi yang digunakan tempat kumpul bukan yang ada didalam kamar, ungkap AKP M Tambunan melalui pesan singkat.
Harapan warga dan Irfan beserta keluarganya yang kena pukul sekiranya mereka oknum tersebut yang sudah merusak citra Polres Gowa dapat diberian sanksi, dimana sudah memukul warga hingga ada dugaan salah urat kakinya hingga pincang dan buat luka pada batang hidung Aidil.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
