Viral Gegara Shalat Idul Fitrinya, Berikut Daftar Kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu

Viral Gegara Shalat Idul Fitrinya, Berikut Daftar Kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Viral gegara Shalat Idul Fitri yang mencampurkan saf wanita dan pria, berikut ini adalah kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu.

Diketahui nama Ponpes Al-Zaytun masih menjadi topik perbincangan pengguna media sosial alias netizen lantaran pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang terbilang tidak biasa dilihat.

Dalam gambar yang beredar, terlihat Shalat Idul Fitri yang dilakukan oleh Ponpes yang terletak di Desa Mekarjaya, Gantar, Indramayu ini tidak memisahkan saf antara kaum perempuan dan lelaki.

Tidak hanya itu, terdapat jarak yang besar antara para jemaah, sehingga membuat publik ramai menyoroti karena dianggap bertentangan dengan syariat Islam.

Disisi lain, pihak Majelis Ulama Indonesia alias MUI Kabupaten Indramayu mengatakan bahwa Ponpes Al-Zaytun adalah penganut ajaran agama Islam.

Baca Juga

Namun, pihak MUI Indramayu tidak bisa melakukan intervensi lebih lanjut tentang hal tersebut.

“Mereka sama muslim, tapi eksklusif dan tertutup. Kami ulama di Indramayu tidak memahami alur pemikiran mereka, tidak tahu apa mahzabnya,” ujar KH Satori selaku Ketua MUI Indramayu.

Kontroversi Ponpes Al-Zaytun

1. NII dan Ponpes Al-Zaytun

Dilansir dari berbagai sumber, pada tahun 2002, Majelis Ulama Indonesia alias MUI pernah menyelidiki dugaan adanya hubungan antara Negara Islam Indonesia alias NII dengan Ponpes Al-Zaytun.

Pada saat itu, Ma’ruf Amin yang menjabat sebagai Ketua MUI membenarkan bahwa Ponpes Al-Zaytun telah menyimpang dari ajaran Islam.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.