Viral, Hafiz Quran Siapkan Kain Kafannya sebelum Meninggal karena Kecelakaan

Terkini.id, Makassar – Peristiwa kecelakaan terjadi terjadi di Jalan Tamangapa, Makassar, saat malam takbiran Idul Adha, 10 Agustus 2019.

Menjadi viral di media sosial, karena korban kecelakaan tersebut yakni Wahyuda bin Ihsan diketahui adalah seorang hafiz (penghafal) Alquran 30 juz.

Paling mengejutkan, karena setelah kopernya diperiksa, ditemukan kain kafan. Wahyuda diyakini sudah menyiapkan kematiannya tersebut.

Wahyuda diketahui adalah seorang Mahasiswa STIBA Makassar. Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat Hafiz tersebut pulang dari berbuka puasa Arafah di Kantor DPP Wahdah Islamiyah di Antang, Sabtu malam 10 Agustus 2019.

Meninggal setelah Berbuka Puasa

Hafidz Qur'an 30 Juz, 9 dzulhijjah kemarin wafat setelah buka puasa arafah..Innalillahi wa innailaihi roji'un.. Wahyuda Ibnu Ihsan asal Kolaka Utara, Mahasiswa Baru STIBA Makassar…Allahuakbar… Tanda Allah menjaga jasad penghafal Qur'an, jasad beliau tidak rusak padahal terlindas truk di Antang sehabis buka puasa Arafah dikantor pusat Wahdah Islamiyah kemarin malam, almarhum terseret sejauh 5 mter oleh truk sampah dgn posisi dada dan kepala terinjak ban truk. Allahuakbar 😭😭😭.Cerita salah seorang Saksi Mata:رحمه الله رحمة واسعة وأسكنه فسيح جناتهSaat kejadian di Jl. Tamangapa td, kmi melihat salah satu keajaiban ustadz. Posisi ikhwah Wahyuda saat terlindas dan terseret truk sampai lebih dr 5 meter dgn posisi kepala dan dada terus terinjak ban truk sampah dgn kecepatan lumayan kencang. Prediksi sy kepala dan dadax sdh hancur, tp stelah helmx dibuka tdk ada kelihatan bekas luka kecuali sdikit memar di pipi. Saat helmx dibuka, almarhum sempat kelihatan senyum dan tdk ada keluhan sampai tdk sadarkan diri dan tdk lama sepertinya sudah sangat kritis…..Beliau wafat tertabrak dan terlindas Truk Sampah kemarin malam sehabis berbuka puasa Arafah dikantor pusat Wahdah Islamiyah..

Dikirim oleh Nur Wahyuni pada Minggu, 11 Agustus 2019

Dosen STIBA yang juga ketua Dewan Syura Wahdah Islamiyah, Ustaz Muhammad Ikhwan Jalil mengabarkan, mahasiswanya itu meninggal dunia tertabrak truk pengangkut sampah sepulang berbuka puasa Arafah di Kantor DPP Wahdah Islamiyah.

“Seorang hafidz Al Qur’an 30 Juz yang telah mengkhatamkan hafalan Al-Qur’annya, serta mentasmi’ keseluruhannya 30 Juz dalam satu hari,” tulis Ikhwan Abdul Djalil.

“Kami yakin engkau yang ternyata telah menyiapkan kain kafan di koper setiap saat , pergi mendahului kami dengan segenap keshalehanmu,” lanjut Ikhwan lagi.

إنا لله و إنا أليه راجعون

Seakan pernah melihat wajah ini, tidak asing.

Mungkin karena di lekuk wajah dan tarikan senyum dibibirnya bergetar selalu asma Allah dan terlantun ayat- ayatNya.

Ananda yang mulia Wahyuda bin Ihsan, Mahasiswa baru STIBA Makassar , meninggal dunia tertabrak truk pengangkut sampah sepulang berbuka puasa Arafah di Kantor DPP Wahdah Islamiyah.

Seorang hafidz Al Qur’an 30 Juz yang telah mengkhatamkan hafalan Al-Qur’annya, serta mentasmi’ keseluruhannya 30 Juz dalam satu hari.

Kami sayang padamu nak, sangat besar harapan kami padamu dan kawan-kawanmu para mujahid Qur’an, tunas-tunas muda harapan umat.

Semua kami demikian bahagia dan bangga dengan para mahasiswa baru STIBA yg demikian bersemangat , termasuk engkau nak.

Namun kami yakin Allah lebih sayang padamu, Dia segera memanggilmu setelah kau genapkan ibadah di hari penuh berkah ini.

Kami yakin engkau yang ternyata telah menyiapkan kain kafan di koper setiap saat, pergi mendahului kami dengan segenap keshalehanmu – wa laa nuzakki alallahi ahadan- sementara kami masih terus termangu di sudut dunia fana yg penuh fitnah ini.

Selamat jalan ananda , kami semua sedih, kami semua berduka, namun kami yakin kau telah tersenyum di sana, bersiap melantunkan kembali ayat2 yang telah setia kau bersamai dalam hidup yg singkat ini.

Sungguh kepergianmu menyentak kami, mengingatkan kami.

Semoga kita bisa berjumpa di salah satu taman Syurga , sungguh saya ingin mengenalmu lebih jauh nak.

( Hamba Allah : Muhammad Ikhwan Jalil)

Terseret 5 Meter oleh Truk

 

Informasi dihimpun, saat kecelakaan Wahyuda terlindas dan terseret truk pengangkut sampah hingga 5 meter.

Warga memprediksi kepala dan dadanya hancur. Namun, setelah helm dibuka, cuma kelihawan luka memar pada pipi.

“Saat helmnya dibuka, almarhum sempat kelihatan senyum dan tidak ada keluhan sampai tidak sadarkan diri dan tidak lama sepertinya sudah sangat kritis,” jelas sumber seperti dikutip dari akun Info Kejadian Kota Makassar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Makassar

Pamor Danny Pomanto Dinilai Semakin Lemah

Terkini.id -- Pamor mantan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) dinilai semakin lemah dan tidak lagi menjadi pemain dominan di Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar