Terkini.id, Makassar – Seorang pegawai yang meninggal saat bekerja di salah satu supermarket Brasil, mayatnya hanya ditutupi dengan kardus dan payung. Toko itu bahkan tetap buka
Akibat perlakuan itu, pihak supermarket kemudian meminta maaf pada Rabu 19 agustus 2020.
Carrefour Brasil yang merupakan anak perusahaan dari grup supermarket asal Perancis mengatakan, mereka menyesalkan reaksi tokonya di Recife, setelah pegawai bernama Moises Santos meninggal karena serangan jantung.
Berkat unggahan di media sosial, kasus ini menjadi viral dan baru menyita perhatian publik.
“Seorang pekerja meninggal di supermarket Carrefour di Recife, tubuhnya ditutupi agar toko tetap buka. Selamat datang di Brasil pada 2020,” tulis seorang pengguna Twitter.
Dilansir dari CNN Indonesia menga Carrefour menyebut pria yang meninggal itu bernama Moises Santos itu meninggal karena serangan jantung. Santos bekerja di bagian pemasaran atau sales.
Pihak Carrefour mengatakan Santos telah menerima pertolongan pertama setelah serangan penyakit itu.
“Kami telah mengubah protokol kami untuk (menangani) situasi langka seperti ini, termasuk persyaratan untuk menutup toko,” ujar salah sau pihak Carrefour Brazil.
Istri korban mengatakan bahwa nama suaminya bukanlah Moises Santos, melainkan Manoel Moises Cavalcante.
Dari pihak Carrefour juga memina maaf atas insiden ini.
“Perusahaan melakukan kesalahan dengan tidak segera menutup toko setelah kejadian tersebut,” kata Carrefour dalam sebuah pernyataan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
