Viral, Penumpang Batik Air Kehilangan HP Dalam Koper: Barang Diacak-acak

Viral, Penumpang Batik Air Kehilangan HP Dalam Koper: Barang Diacak-acak

FD
Fachri Djaman

Penulis

“Maksud saya gini, ini Handphone harga Rp 3 juta dia sewa pengacara loh, itu bukan masalah uang, tapi prinsip. You harus hargai itu,” tegasnya.

Sementara itu, pihak penumpang Batik Air yakni Leni mengaku barang miliknya di dalam kopernya itu diacak-acak. Padahal, menurutnya, kopernya tersebut hanya bisa dibuka oleh petugas keamanan bandara atau Transportation Security Administration (TSA).

“Saya beli lock itu. Tidak ada yang bisa membuka kecuali TSA. Artinya hanya orang dalam yang bisa membuka,” ujar Leni.

Menanggapi peristiwa itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyebut bahwa Lion Air Group kembali mengimbau dan mewajibkan kepada seluruh penumpang agar memperhatikan penempatan barang berharga dalam mempersiapkan rencana perjalanan dan selama dalam penerbangan.

Pihaknya pun menegaskan bahwa penumpang dilarang meletakkan barang berharga pada bagasi tercatat (bagasi yang didaftarkan saat check-in), agar penumpang meletakkan barang-barang berharga di atas tempat duduknya dan menjaga bagasi kabinnya.

Baca Juga

Hal itu, menurut Danang, sesuai dalam ketentuan yang sudah tertulis dalam tiket dan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 77 Tahun 2011.

Danang juga menjelaskan jenis dan kategori barang berharga untuk dimasukkan ke dalam bagasi kabin.

“Laptop, tablet dan bentuk komputer portable lainnya. Kamera, peralatan fotografi dan lensa. Perhiasan dan barang-barang berharga lainnya, seperti emas, berlian dan perak. Dokumen penting, seperti paspor, tiket pesawat dan dokumen bisnis. Barang elektronik lainnya, seperti smartphone, iPod dan charger. Obat-obatan atau suplemen yang diperlukan selama perjalanan. Uang tunai, kartu kredit dan dokumen keuangan lainnya,” jelasnya lewat keterangan tertulisnya.

Dia pun menjelaskan alasan penumpang harus meletakkan barang-barang berharga di dalam bagasi kabin yakni karena penumpang yang membawa barang berharga ke dalam kabin pesawat, dapat menjaga barang miliknya sendiri.

Kedua, lanjut Danang, penumpang secara mudah mengakses dan memantau barang mereka selama penerbangan serta memudahkan mengambil barang-barang berharga apabila dibutuhkan serta ketika turun dari pesawat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.