Terkini.id – Media sosial diramaikan dengan beredarnya postingan ustaz Fadlan Fahamsyah yang menilai tingginya angka pengangguran lantaran banyak wanita yang ikut keluar bekerja.
Screenshot postingan sang ustaz yang banyak dibagikan di media sosial, berisi pendapatnya tentang wanita yang keluar bekerja dan berkompetisi dengan kaum pria. Akhirnya, banyak pria yang tersaingi.
Menurut sang ustaz, penyebab utama pengangguran di negeri ini bukan karena sedikitnya lapangan kerja, akan tetapi karena wanita keluar bekerja.
“Karena pada hakekatnya tidak ada wanita pengangguran, Jika dia tinggal di rumah maka dikatakan dia IBU RUMAH TANGGA, mendidik, menyiapkan makanan, melayani suami dst.
Tetapi jika engkau jumpai seorang laki2 hanya tinggal di rumah tidak bekerja, maka Anda akan mengatakan ia PENGANGGURAN dan tak mungkin anda katakan dia BAPAK RUMAH TANGGA…meskipun ia mencuci piring atau menyiapkan makanan kita tetap katakan: dia pengangguran,” tulis Ustaz Fadlan Fahamsyah.
Postingan ustaz pun ramai diprotes netizen. Sebagian menilai pandangan tersebut tidak berdasar. Hal itu karena ada juga dalil lain yang membolehkan wanita keluar mencari nafkah.
“Lha pak ustadz pegimane siy. Itu Khadijah binti Khuwailid, istri Rasulullah SAW juga dikenal sebagai pebisnis sukses pada masanya.
Ia bahkan mampu mengelola bisnisnya hingga lintas negara. Selain Khadijah, ada pula Qailah Ummu Bani Anmar.
Oww tapi khan Khadijah khan tidak terjun langsung.
Ya itu karena beliu sudah jadi CEO. Lha CEO itu juga pekerjaan. Mimpin orang buanyak. Gak gampang loh ya. Kalau sekarang ya ngantor di menara anu, pasti punya asisten, punya sopir, miting sana, rapat sini, dll. Piye jal?,” tulis akun Nophie Kurniawati.
Kiyai Muda NU, Ma’ruf Khozin membuat tulisan tentang pernyataan Ustaz Fadlan Fahamsyah.
“Wanita Penyebab Pengangguran? Ada seorang ustaz menulis di FBnya tentang faktor penyebab pengangguran adalah karena wanita yang bekerja di luar rumah.
Saya berkeyakinan sebenarnya wanita banyak yang ingin mengasuh anaknya dan bisa tercukupi dengan nafkah suaminya. Buktinya? Banyak suami yang tidak memiliki skil kerja, enak-enakan menelantarkan kelurga, memberi nafkah kurang, akhirnya wanitalah yang menjadi tulang punggung keluarga yang semestinya para wanita bisa menggugat cerai karena tidak memberi nafkah berbulan-bulan.
Saya menilai wanita yang sampai rela bekerja jutsru karena kemurahan hati mereka turut membantu keuangan suami demi keutuhan keluarga. Anehnya, di posisi seperti ini masih ada lelaki yang mau nambah lagi,” tulisnya di media sosial.
Dia pun mengungkapkan memang ada dalil yang memerintahkan wanita berdiam diri di dalam rumah.
Namun menurut dia, terdapat khilafiyah dalam dalil tersebut. Sebagian ulama lain menafsirkan ayat tersebut cuma tertentu untuk istri-istri Nabi SAW.
Dia pun menunjukkan dalil lain yang menyebutkan Hadits Nabi SAW yang mengizinkan wanita keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Mufti Al-Azhar menyampaikan 2 dalil hadis:
Sungguh Allah telah mengizinkan kalian (para wanita) keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan kalian” (HR Bukhari),” tulisnya.
Meski begitu, sebagian netizen lain mendukung Ustaz Fadlan Fahamsyah.
“Tulisan itu bukan dalam rangka menyalahkan wanita, namun justru ajakan untuk memuliakan wanita. Karena dalam islam wanita tidak wajib bekerja, namun wanita justru wajib diberi nafkah…
Perempuan boleh bekerja akan tetapi sesuai dg bidangnya dan tidak melanggar batas syariat,” tulis akun Yusuf Dwi Permana.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
