Viral Video Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok Segel Kantor Komisaris, Ini Faktanya

Viral Video Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok Segel Kantor Komisaris, Ini Faktanya

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini beredar sebuah video yang menyebutkan Serikat Pekerja Pertamina menyegel kantor komisaris utama karena menolak Ahok sebagai Komisaris Utama di perusahaan BUMN tersebut.

Video itu pun viral di media sosial. Namun, berdasarkan penelusuran dari Medcom.id, Jumat, 22 November 2019, peristiwa penyegelan dalam video tersebut ternyata merupakan video lama yang diunggah kembali di linimasa media sosial.

Video itu diketahui terjadi pada 1 Maret 2017 lalu. Maka dapat dipastikan bahwa video viral tersebut tak ada kaitannya dengan pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Viral Video Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok Segel Kantor Komisaris, Ini Faktanya
Video Serikat Pekerja Pertamina segel kantor Komisaris Utama. (Foto: Facebook)

Berdasarkan penelusuran fakta, kejadian dalam video itu merupakan aksi yang dilakukan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyegel tiga ruang kerja Komisaris PT Pertamina (Persero), pada Rabu, 1 Maret 2017.

Presiden FSPPB Novriandi mengatakan terdapat tiga ruangan yang disegel, yaitu ruang milik Komisaris Utama Tanri Abeng serta Komisaris Archandra Tahar dan Edwin Hidayat Abdullah.

Baca Juga

Novriandi mengatakan penyegelan dilakukan karena dewan komisaris tak kunjung memberikan penjelasan rinci mengenai pemberhentian Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto dan Ahmad Bambang.

“Kami ingin penjelasan detail. Federasi merasa dilecehkan karena tidak bertemu dengan komisaris,” kata Novriandi.

Ia berharap penyegelan bisa membawa federasi bertemu dengan Komisaris Pertamina. Selain menuntut penjelasan mengenai pemberhentian Dwi dan Bambang, Novriandi mengatakan, federasi akan meminta penjelasan tentang usulan pengganti keduanya.

Penyegelan tersebut berakhir setelah Dewan Komisaris Pertamina sepakat akan mengadakan dialog dengan para pekerja.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.