Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita diarak warga keliling kampung tanpa busana lantaran diduga telah berbuat mesum viral di media sosial.
Video wanita yang tengah diarak warga tersebut sebelumnya sempat muncul di YouTube. Namun, video itu kini telah hilang.
Kendati demikian, video tersebut sudah terlanjur menyebar di sejumlah grup aplikasi perpesanan WhatsApp.
Dalam video, terlihat wanita itu diarak warga tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana.
Adapun peristiwa itu diketahui terjadi di sebuah perkampungan di wilayah Pasaman, Sumatera Barat.
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
- Pegadaian Area Makassar 1 Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Nasabah dan Masyarakat
- Ruang Ingatan 2026 Ajak Warga Menelusuri Jejak Ujung Pandang dan Identitas Makassar di Benteng Rotterdam
- Tak Ingin Inovasi Hilang Begitu Saja, Polbangtan Kementan Perkuat Kompetensi Dosen dalam Penyusunan Paten
- Rasakan Euforia Piala Dunia 2026 di MYKO Hotel Makassar
Selain warga orang dewasa, dalam video juga terlihat sejumlah anak-anak ikut mengarak wanita diduga berbuat mesum itu.
Menanggapi video viral tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Pasaman pada Minggu 30 Agustus 2020, lalu sekitar pukul 14.00 WIB.
“Peristiwanya di Pasaman pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB. Warga menggerebek pasangan mesum dan kemudian wanitanya diarak di jalan,” kata Stefanus, Jumat, 4 September 2020 seperti dikutip dari Kompas.
Stefanus pun menjelaskan bahwa kasus mesum yang melibatkan wanita itu sudah diselesaikan oleh ninik mamak setempat dengan menikahkan pasangan mesum tersebut.
Menurut Stefanus, sebelumnya warga juga sudah memergoki wanita itu tengah berbuat mesum pada Maret 2020 lalu.
“Dulu pernah dipergoki warga. Sudah dikasih peringatan, tapi kemudian ketahuan lagi sehingga warga mengaraknya di jalan. Tapi, sekarang sudah diselesaikan oleh ninik mamak dan dinikahkan,” ungkapnya.
Saat ini, kata Stefanus, pihaknya sedang melakukan penyelidikan, termasuk kepada warga yang mengarak wanita itu dan menyebarkan videonya.
“Sekarang sedang diselidiki polisi. Apa ada unsur pidananya atau tidak, saat ini, untuk laporan polisi dari pihak yang merasa dirugikan belum ada,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
