Wacana Parkir Bertingkat di CPI, Begini Kata Dewan

CPI
CPI Makassar/ist

Terkini.id, Makassar – Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara menilai wacana pembangunan parkir bertingkat di Center Point Of Indonesia (CPI) perlu dipertimbangkan kembali. 

“Kita lihat perencanaannya. Kita mau lihat siapa yang mau parkir di sana, kita lihat apa kebutuhannya, semua harus melalui satu perancanaan dan program,” kata Abdi, Jumat, 20 November 2020.

Kendati demikian, Abdi menyebut hal tersebut merupakan hal yang baik. Legislator Demokrat itu mengatakan, selama berdampak baik dan bermanfaat, dewan akan sejalan dengan Pemeritah Kota Makassar.

Hanya saja, kata Abdi, kondisi sekarang ini, pemerintah juga perlu mempertimbangkan infrastruktur di daerah lain, tidak perlu terburu-buru mendorong hal ini.

“Sekarang kalau hujan terjadi genangan, artinya drainase harus menjadi fokus dulu, jalan lingkungan juga masih banyak berupa tanah, kami di DPRD sangat senang dengan program pemerintah tapi harus pemerataan juga,” ucapnya.

Menarik untuk Anda:

Sementara, Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar Nurul Hidayat mengatakan prospek jangka panjang untuk perparkiran di sana sangatlah baik guna mengatasi kemacetan pengunjung.

“Jangka panjangnya itu memang bagus saja, dan mungkin saja di sana nanti ada transportasi laut (sehingga bisa semakin padat),” katanya.

Dia mengatakan nantinya pengelolaan harus tetap diberikan kepada PD Parkir, walau sejumlah operasi alat akan dipihakketigakan.

“Jadi nanti dipihakketigakan, ada nanti pemenang tender dan semua sistemnya itu dengan online. Jadi harus tetap PD Parkir yang menangani,” katanya

Lebih lanjut, meski prospek ke depan cukup baik dalam menekan kemacetan, Nurul pesimis dalam kondisi sekarang upaya ini bisa secepatnya diwujudkan. Dia pun meminta pembangunan tak terburu-buru dilakukan.

Pasalnya, angka kunjungan di CPI masih kecil dan belum begitu ramai. Ia menganggap akan berjalan optimal setelah angka kunjungan benar-benar membludak.

“Sebetulnya kalau sekarang itu program mau dilaksanakan jangan dulu, karena di sana kan orang yang berkunjung saja toh yang mau diandalkan. Maksud saya tidak ada masalah tapi jangan buru-buru,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Siapkan 15 Ribu Alat Swab, Pemkot Makassar Target Zona Kuning Covid-19 di Akhir Tahun

Masih Pandemi, IDI Makassar Tolak Rencana Pembukaan Sekolah Tatap Muka Awal Januari 2021

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar