Terkini.id, Jakarta – Publik baru-baru ini dibuat cukup geger dengan munculnya spanduk yang mendukung Luhut Pandjaitan untuk maju sebagai Capres alias calon presiden pada 2026.
Padahal, seperti yang diketahui, seharusnya Pemilihan Umum (Pemilu) digelar secara serentak pada 2024 mendatang.
Nah, terkait spanduk yang bikin heboh di Jakarta itu, pemasangnya diketahui menamakan diri sebagai Aliansi Pendukung Luhut (APL).
Lantas, apa maksudnya sebenarnya? Murnikah dukungan itu atau hanya sekadar sindiran?
Sebagai informasi, sebelumnya klaim Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, soal banyaknya pembicaraan dan dukungan agar Pemilu Serentak 2024 ditunda memang mendapat respons beragam dari elemen masyarakat.
Spanduk yang beredar di DKI Jakarta itu pun mencantumkan diri sebagai Aliansi Pendukung Luhut (APL).
Dalam spanduknya, dituliskan pesan yang berbunyi ‘Dukung Luhut Binsar Panjaitan sebagai Calon Presiden 2026′.
Jikalau dicermati, spanduk itu mendukung Luhut menjadi presiden tahun 2026. Padahal, jadwal Pemilu serentak akan digelar pada 14 Februari 2024.
Dilansir terkini.id dari Pojoksatu pada Minggu, 13 Maret 2022, belum diketahui pasti siapa dan kapan spanduk itu dipasang. Jelasnya, wajah Luhut terpampang dengan senyum semringah.
Spanduk-spanduk itu tersebar di pembatas jalan sampai jembatan penyeberangan orang di Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
