Terkini.id, Jakarta – Terkait satus vaksinasi virus Covid-19 saat mudik, warga diminta tak berbohong dan memanipulasi data.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota pada Selasa, 19 April 2022.
Menurut Riza, jika status vaksin Covid-19 dipalsukan maka akan merugikan diri sendiri dan orang terdekatnya.
Riza meminta agar warga Jakarta yang mudik untuk mendapatkan vaksin ketiga atau booster terlebih dahulu.
‘Sekalipun tidak adaa aturan PCR dan sebagainya, kami minta juga kepada warga Jakarta yang mudik untuk memastikan mendapatkan vaksin ketiga atau booster. Jangan sampai berbohong aau memanipulasi data,” ujar Riza seperti yang dikutip dari Cnnindonesiacom. Rabu, 20 April 2022.
- Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran, BMKG dan Pemprov Sulsel Lakukan Koordinasi
- Momen Idul Fitri, Berikut Tips Aman Mudik Lebaran dari PDAM Makassar
- Mudik Lebaran 1445 Hijriah: Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi Lonjakan 530 Ribu Penumpang
- Tips Agar Rumah Tetap Aman Ketika Ditinggal Mudik
- Jokowi Lanjut Kunker ke Banten, Tinjau Kesiapan Mudik di Pelabuhan Merak
Ia menekankan bahwa vaksinasi tahap tiga atau bosster merupakan syarat jika ingin mudik di Lebaran tahun ini.
“Jangan samppai ada itu karena ini syarat yang penting,” ujarnya.
Tak hanya itu, Riza mengimbau warga untuk segera melakukan tes antigen atau RT-PCR jika merasa kurang fit atau kurang sehat selama mudik. Hal ini, kata dia, sebagai upaya untuk menghindari peningkatan COVID-19 pasca libur Idul Fitri.
Riza berharap, warga tidak akan memindahkan virus kembali ke kampung halamannya dan sebaliknya. Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tetap mengikuti standar kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona.
“Pastikan kia pulang kampung dalam kondisi sehat dan fit. Kalau dirasaa kurang sehat atau kurang fit segera antigen ata PCR atau periksa ke dokter,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah pusat memprediksi jumlah warga yang akan melakukan mudik Lebaran dari Jabodetabek pada tahun ini mencapai 14 juta jiwa.
Sebagian besar pemudik tersebut bertujuan ke Jawa Tengah.
Pemerintah memang mengizinkan warga mudik pada Lebaran tahun ini.
Sebelumnya, dalam dua tahun terakhir, pemerintah menerapkan pembatasan mobilitas warga lantaran untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
