Wajah Sandiaga Pucat Saat Dampingi Prabowo, Ini Tanggapan Erwin Aksa

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. (foto: detik.com)

Terkini.id, Jakarta – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan Pilpres di kediamannya di Jalan Kartanegara, Jakarta, Kamis, 18 April 2019.

Ini adalah kali ketiga Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangannya di ajang kontestasi calon presiden RI 2019-2014.

Namun bedanya, dalam deklarasi kemenangan kali ini Prabowo Subianto didampingi oleh Cawapres-nya yakni Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga Uno tampak mendampingi Prabowo Subianto beserta para petinggi parpol pengusung pasangan Prabowo-Sandi.

Pada deklarasi kemenangan tersebut, Sandiaga tak mengucapkan sepatah kata pun atas klaim kemenangan di Pilpres ini. Bahkan, Sandi terlihat lesu dan pucat pada kesempatan itu.

Sontak, ekspresi lesu yang ditunjukkan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menjadi sorotan netizen.

Tanggapan Erwin Aksa

Erwin Aksa
Erwin Aksa. (foto: cnnindonesia.com)

Menanggai hal tersebut, Erwin Aksa menyatakan Sandi begitu karena memang tengah sakit. Dia menepis isu lain yang berkembang di media sosial.

“Lagi sakit, lagi sakit,” ujar Erwin Aksa, dikutip dari Detik, Kamis, 18 April 2019.

Ia menjelaskan, Sandiaga memang lagi tak semangat lantaran tengah dalam kondisi sakit.

Adapun sakit yang diderita Sandi, kata Erwin, yakni di bagian lambung dan cegukan yang tak putus-putus. Kondisi itu membuat wajah Sandi tampak lesu dan pucat.

“Sakit lambung, cegukan,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Prabowo kembali menggelar jumpa pers untuk ketiga kalinya pasca hari pencoblosan pada Rabu, 17 April 2019, kemarin. Ditemani Sandiaga, Prabowo mengklaim telah memenangkan Pilpres 2019.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Seni Perang Sun Tzu

UMUM menerima Sun Tzu sebagai jenderal besar, ahli strategi militer, dan ahli filsafat. Ia dipandang sebagai penulis buku klasik “The Art of War” yang
Opini

Sebab Kita Semua adalah Garuda

HARI ini kita menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah. Setelah semua kontestasi yang membuat bangsa ini terpolarisasi. Setelah hiruk pikuk perdebatan bahkan caci maki di media
Opini

Legalitas vs Moralitas

DALAM mendefenisikan kebenaran itu harus ada dua hal yang mendasari. Dasar legalitas (hukum) dan dasar moralitas (etika). Keduanya boleh jadi saling mengikat.Hukum tanpa moralitas
Opini

Keputusan Itu

SEBUAH keputusan itu tidak selamanya menyenangkan. Jangankan keputusan manusia, yang seringkali penuh dengan intrik kepentingan dan manipulasi.Keputusan Allah saja, jika tidak sesuai keinginan dan
Bisnis

Tutupnya Gerai Giant

GIANT itu dimiliki oleh Group Hero. Hero sendiri didirikan oleh MS Kurnia pada 23 Agustus 1971, namanya Hero Mini Supermarket yang bertempat di Jalan
Opini

Libra Bitcoin, Mata Uang Baru dari Facebook

BITCOIN memang belum bisa meruntuhkan mata uang. Bahkan sempat melemah. Tapi beberapa hari terakhir ini on fire lagi. Gara-gara Facebook bikin kejutan: meluncurkan 'mata
Opini

Bisikan Nurani

PARA ahli hikmah mengatakan, ada tiga hal yang manusia tak akan mampu dustai atau ingkari. Manusia boleh berpura-pura mengingkarinya. Tapi sesungguhnya ketiganya adalah realita