Wali Kota Makassar Evaluasi Pelayanan Kapal Umsini, Pasien Isolasi Covid-19 Keluhkan Air hingga Kecoak

Wali Kota Makassar Evaluasi Pelayanan Kapal Umsini, Pasien Isolasi Covid-19 Keluhkan Air hingga Kecoak

K
A
Kamsah
Administrator

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar tengah melakukan perbaikan layanan dan fasilitas di atas Kapal Umsini. Sejumlah keluhan dari pasien isolasi mulai bermunculan, mulai dari masalah air hingga persoalan serangga.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut keluhan pasien Covid-19 di atas kapal Umsini seharusnya tak terjadi. Hal itu menjadi tanggung jawab pihak PT Pelni.

“Ini menyangkut basis kehidupan orang, air, toilet, kemudian ada kecoak. Ini kan sebenarnya bukan urusan kita karena tidak masuk dalam perjanjian dengan Pelni,” kata Danny Pomanto, Rabu, 4 Agustus 2021.

Danny mengatakan sudah menghubungi pihak PT Pelni untuk menyelesaikan keluhan pasien isolasi. Pemerintah kota, kata dia, bisa langsung mengambil alih tanggung jawab tersebut bila respons pihak Pelni terlalu lama.

“Mestinya ini kan harus penanggung jawabnya dulu yang bicara, tapi kalau terlalu lama begitu terpaksa saya shortcut (jalan pintas) ke sana,” kata dia.

Selain itu, fasilitas pasien Covid-19 untuk senam dan berselancar melalui internet belum berjalan maksimal. Sebab itu, Danny mengatakan telah memerintahkan mengangkut TV, membawa sound system, hingga mengutus Infokom ke atas kapal.

“Soal WiFi ini juga termasuk dengan audio di atas. Kita kan mau senam-senam. Bagaimana mau senam-senam kalau tidak ada sound systemnya?” ucapnya.

Padahal dalam perjanjian pemerintah kota dengan PT Pelni, pasien bisa menikmati fasilitas WiFi di atas kapal. Hal itu menjadi kewenangan PT Pelni.

“Ternyata Wifi-nya lemah. Saya dijanji oleh infokom hari ini selesai. Kenapa kalau WiFi tidak jalan, program tidak jalan. Inikan program sudah dibikin sama orang, motivator apa semua. Program-program yang menarik yang berhadiah udah siap. Baru mau dicoba uji coba dulu,” tukasnya.

Target Evaluasi 3 Hari

Sejak awal, Danny mengatakan menargetkan akan melakukan evaluasi pada hari ketiga. Hal itu untuk memastikan pasien Covid-19 dapat menjalani pemulihan kesehatan dengan tenang.

“Memang saya menargetkan tiga hari evaluasi. Inikan sudah masuk hari ketiga. Dan insya Allah evaluasi tadi ini sudah jalan,” kata dia.

Kelurahan lain datang dari tenaga kesehatan yang bertugas di Kapal Pelni. Sebab tak ada penjemputan pada malam hari seusai bertugas. 

“Orang kasian, sehatkan seram rasanya di sana nginap karena orang tidak siap,” tuturnya.

Begitu pula dengan persoalan teknis, seperti alat pancing, selimut, sprei, dan bantal hingga bahan bakar. Danny mengatakan barang-barang tersebut sudah tiba di kapal.

“Termasuk bahan bakarnya semua selesai. Jadi prinsipnya tadi sudah selesai semua,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.