Sudah Lama Rusak, Wali Kota Makassar Heran Proyek Smart Toilet Baru Diusut

Sudah Lama Rusak, Wali Kota Makassar Heran Proyek Smart Toilet Baru Diusut

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku heran dengan proyek Smart Toilet yang baru diusut. Padahal, kata dia, kerusakannya sudah cukup lama.

Menurutnya, bila yang dipersoalkan karena tidak sesuai rencana anggaran belanjar (RAB), harusnya sudah diusut sejak proyek itu selesai dibangun.

“Kan aneh itu barang. Kenapa baru diselidiki padahal kerusakannya sudah sekian lama. Saat Smart toilet selesai, saya tidak jadi wali kota. Kenapa tidak diselidiki selama dua tahun itu?” tanya Danny Pomanto, sapaannya, Senin, 18 Maret 2022.

Ia mengatakan program Smart Toilet bukan program prioritas. Sebab itu, program tersebut tidak masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD Pemkot Makassar

Anggaran toilet ratusan juta tiap unit itu menggunakan dana insentif daerah atau DID.

Baca Juga

“Makanya kalau ada bilang itu program prioritas saya, itu fitnah. Itu tidak masuk RPJMD. Dananya pakai DID,” ungkapnya.

Toilet pintar atau Smart Toilet dibangun sejak tahun 2018. Proyek ini sendiri dikerjakan oleh CV Mulia Jaya Persada.

Toilet itu dibangun di beberapa sekolah SMP dan SD di setiap kecamatan. Tujuannya untuk mengedukasi siswa soal kebersihan dan pola hidup sehat.

Dalam rencana anggaran biaya (RAB), toilet itu didesain modern sedemikian rupa. Bersih dan cantik. Seperti di mal.

Namun, hasilnya tak sesuai kenyataan. Baru beroperasi sebulan, toilet pintar sudah tak layak digunakan.

Kerusakan parah terjadi di SMPN 3 Makassar. Kondisi toilet sangat tak layak untuk anak sekolah. Air tak mengalir dan pintu toilet rusak.

Begitu pun untuk plafonnya. Bocor dan membahayakan siswa. Bisa roboh sewaktu-waktu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.