Wali Kota Makassar Heran Randis Rusak Dapat Jatah Bensin 10 L Per Hari

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menemukan pemborosan anggaran pada pengoperasian kendaraan dinas (Randis). Ia mengaku heran lantaran mobil yang rusak sekali pun mendapat jatah bensin 10 liter per hari.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar memiliki lebih dari 6.000 randis yang tersebar di 51 Organisasi Perangkat Daerah atau OPD. Namun, banyak di antaranya sudah masuk dalam kategori rusak atau tak bisa digunakan.

“Seluruh mobil yang ada di Kota Makassar termasuk mobil rusak yang sudah tidak ada tetap diisi bensin. Bagaimana caranya?” kata Danny Pomanto, Selasa, 14 September 2021.

Baca Juga: Anggaran Sertifikasi Lahan Terbatas, Mafia Tanah Merajalela di Kota Makassar

Seharusnya, kata Danny, mobil kendaraan dinas yang hanya beroperasi mendapat biaya operasional pengisian bahan bakar. Namun, kenyataannya kendaraan yang tak beroperasi pun tetap mendapat jatah bensin.

“Masa mobil tidak bisa jalan tetap bisa isi bensin?” tanya Danny.

Baca Juga: Instagrammable, Pemkot Makassar Bakal Sulap Lorong Wisata Jadi Ikon Baru

Selain uang bensin, Danny menyebut biaya pemeliharaan atau biaya perawatan kendaraan dinas tak lagi ditanggung pemerintah kota. Dia berharap pejabat yang memakai mobil dinas itu melakukan perbaikan sendiri.

“Tidak ada biaya maintenance, ya selama ini maintenance yang pakai dong, masa pejabat pakai dia tidak maintenance,” ucap Danny.

“Jadi saya potong tidak ada biaya maintenance lagi, kalau dia tidak mau maintenance kasi kembali itu mobil dinas. Bensinnya tetap ditanggung,” sambungnya kemudian.

Baca Juga: Instagrammable, Pemkot Makassar Bakal Sulap Lorong Wisata Jadi Ikon Baru

Danny menyebut dalam sehari, total uang bensin seluruh kendaraan dinas mencapai Rp9 miliar per hari.

“Misalnya bensin, satu hari pemkot tidak bergerak (kendaraan dinasnya) Rp9 miliar kita untung,” katanya.

Untuk menghemat anggaran perjalanan pegawai, Danny mengatakan mengalihkan pertemuan tatap muka dengan zoom meeting.

Bagikan