Wali Kota Makassar Heran Sikap Mendua KASN Soal Lelang Jabatan Era Rudy Djamaluddin

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku heran dengan sikap Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang mendua ihwal lelang jabatan di era Rudy Djamaluddin.

Sebab, KASN merekomendasikan lelang jabatan era Rudy Djamaluddin tetap dilanjutkan. Pasalnya, sebelumnya KASN sudah pernah menolak.

Namun tiba-tiba pihaknya menerima surat rekomendasi untuk tetap melanjutkan lelang tersebut. 

Baca Juga: Kawal Salat Idulfitri, Seribu Petugas Satgas Raika Makassar Diturunkan

“KASN tadinya menolak tiba-tiba dia menyetujui, ini kan banyak hal yang dilanggar. Tapi kenapa minta dilanjutkan. Kami sudah menyampaikan kalau kami keberatan,” kata Danny, Selasa, 6 April 2021.

Menurutnya, salah satu poin dalam surat rekomendari dari KASN menyebutkan jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan maka bisa dibatalkan.

Baca Juga: Dewan Geram, Ada Oknum Disdik Makassar Minta 378 Kepsek Beli...

“Makanya saya minta pembatalan karena banyak yang tidak sesuai, tapi ini kan aneh. Semua orang di Makassar tahu ini tidak sesuai, kenapa KASN memberi lagi surat itu, ada apa? Kenapa mendesak sekali,” katanya

Danny merincikan, ada empat hal yang membuatnya ingin membatalkan lelang tersebut. Pertama pengumumannya hanya satu hari. Kedua, Panitia Pelaksana tidak ada dari pemerintah kota.

Ketiga, ada peserta yang tidak memenuhi syarat namun diloloskan

Baca Juga: Terindikasi Suap, Wali Kota Makassar Larang Seluruh ASN Terima Parsel

“Ada orang yang tidak memenuhi syarat kenapa dianggap memenuhi? Seperti Asminullah itu kenapa bisa lolos,” katanya

“Terakhir kenapa cuma 8 yang dilelang, padahal waktu itu ada 16 yang kosong, anehkan? berarti memang ada sesuatu yang mau diskneariokan,” tuturnya.

Ia pun kembali menegaskan tidak akan melanjutkan lelang jabatan tersebut karena menyalahi banyak persyaratan.

“Intinya saya menolak untuk melanjutkan,” tutupnya.

Sebelum diberitakan, sebanyak 19 pendaftar pada seleksi terbuka lelang jabatan eselon dua Pemerintah Kota Makassar telah diumumkan. Hasilnya, hanya 13 orang yang dinyatakan lolos administrasi. 

Adapun nama-nama pendaftar yang lolos, antara lain, Agus Djaja Said, Andi Asminullah Azis Taba, 
Andi Unru, Andi Yurnita, Arsyal K, Firnandar Sabara, Haeruddin, Hasan Sulaiman, Ishak Iskandar, Khalid Musdalifah, Mansyur Nuntung, Muh. Masri Tiro, dan Syamsul Bahri.

Hal itu  berdasarkan pengumuman panitia seleksi (pansel) dengan momor : 15/PANSEL-JPTP/11/2021, tentang hasil seleksi administrasi pengisian jabatan pimpinan tinggi Pratama pemerintah kota Makassar.

Bagikan