PPKM Mikro Diperketat, Wali Kota Makassar Minta Pengusaha Tak Panik

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta pengusaha tak panik dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro yang berlaku selama dua pekan.

“Benar dilarang orang membuka restoran dan warungnya sampai jam 8, tetapi 24 jam bisa melayani take away. Tapi prinsipnya kan ini persoalan managemen saja,” kata Danny Pomanto, Rabu, 23 Juni 2021.

Kendati Makassar memiliki ukuran dan cara penanganan tersendiri dalam menekan penularan Covid-19, Danny mengatakan PPKM mikro merupakan langkah yang luar biasa. 

Baca Juga: Jelang Peluncuran, Pemkot Makassar Simulasi Akhir Isolasi Apung Pasien Covid-19...

“PPKM sudah berlaku, perintah negara walaupun bagi kami ada ukuran-ukuran, tapi saya melihat PPKM itu luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, Danny menegaskan bakal memberlakukan double screening lantaran kontribusi penambahan kasus Covid-19 di Makassar datang dari luar.

Baca Juga: Pemkot Makassar Hadirkan Laboratorium Pengujian Spesimen, Danny Pomanto: Super Sensitif...

“Itu pekerja dari Jawa kan. Kemudian itu dari angkatan laut, 49 orang itu yang sudah ditangani Provinsi sama BNPB atau badan dari laboratorium itu kan juga dari luar,” sebutnya.

Berdasarkan indikaasi dari IDI, kata Danny, masyarakat dari luar memberi kontribusi besar dalam peningkatan kasus di Kota Makassar.

“Maka kami akan segera melakukan double screening di Bandara,” ucapnya.

Baca Juga: Kota Makassar Kini Punya Laboratorium Swab PCR, Bisa Mendeteksi Covid-19...

Saat ini, pemerintah kota berkewajiban menurunkan kasus Covid-19. Menurutnya, bukan hanya menurunkan kasus tapi berupaya agar masyarakat juga sudah bisa membuka masker.

“Kewajiban kita menurunkan terus Covid-19 sehingga kalau perlu bukan hanya buka toko, tapi tambahi, boleh buka masker misalnya,” tutupnya.

Bagikan