Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bakal terbang ke Jakarta untuk bertemu Menteri Perhubungan.
Danny, sapaannya, mengatakan akan menyampaikan ihwal penolakannya terhadap pembangunan jaringan kereta api Makassar-Parepare yang menggunakan sistem at grade atau menyentuh tanah.
Ia menginginkan jalur kereta api di Kota Makassar mengunakan sistem elevated track atau jalur layang.
“Saya harus ke Jakarta untuk menyampaikan langsung komitmen bersama. Solusinya ada, cuma harus ke Pak Menteri untuk kita berkolaborasi soal ini,” ujar Danny, Rabu, 23 Maret 2022.
Danny mengaku tahu persis tata ruang di Kota Makassar. Sebab itu, ia kekeh kekeh jalur kereta api di Kota Makassar harus menggunakan jalur layang.
- Pastikan Layanan Air Pulih, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Turun Langsung ke Permukiman Warga Kerung-Kerung
- Munafri Arifuddin Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS 2026 di Makassar Berjalan Lancar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas Peserta Indomaret Fun Run 2026, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Sehat
“Jadi bukan menentang siapa-siapa, tetapi demi rakyat Makassar. Dengan keilmuan dan otoritas, saya harus lindungi kota ini,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata Danny, dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak kereta api. Danny kekeh jalur kereta api di Kota Makassar harus menggunakan jalur layang.
“Sistem elevated sudah banyak diterapkan di Jakarta, Medan, dan Palembang. Nah, kenapa kita tidak?” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
