Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bakal terbang ke Jakarta untuk bertemu Menteri Perhubungan.
Danny, sapaannya, mengatakan akan menyampaikan ihwal penolakannya terhadap pembangunan jaringan kereta api Makassar-Parepare yang menggunakan sistem at grade atau menyentuh tanah.
Ia menginginkan jalur kereta api di Kota Makassar mengunakan sistem elevated track atau jalur layang.
“Saya harus ke Jakarta untuk menyampaikan langsung komitmen bersama. Solusinya ada, cuma harus ke Pak Menteri untuk kita berkolaborasi soal ini,” ujar Danny, Rabu, 23 Maret 2022.
Danny mengaku tahu persis tata ruang di Kota Makassar. Sebab itu, ia kekeh kekeh jalur kereta api di Kota Makassar harus menggunakan jalur layang.
- Tinjau Lokasi Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Kawal Langsung Pemulihan 19 KK Terdampak
- Kunjungi Korban Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi
- Wali Kota Makassar Dorong Integrasi Informasi Cuaca Maritim BMKG ke Superapps Lontara Plus
- Munafri Terima Kakanwil Baru BPJS Ketenagakerjaan, Bahas Penguatan Perlindungan Pekerja Rentan
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
“Jadi bukan menentang siapa-siapa, tetapi demi rakyat Makassar. Dengan keilmuan dan otoritas, saya harus lindungi kota ini,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata Danny, dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak kereta api. Danny kekeh jalur kereta api di Kota Makassar harus menggunakan jalur layang.
“Sistem elevated sudah banyak diterapkan di Jakarta, Medan, dan Palembang. Nah, kenapa kita tidak?” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
