Lapangan Karebosi Makassar: Memelihara Warisan Sejarah sambil Menghadirkan Kehidupan Modern

Lapangan Karebosi Makassar: Memelihara Warisan Sejarah sambil Menghadirkan Kehidupan Modern

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Di tengah hiruk-pikuk kota modern Makassar, terdapat suatu tempat yang menjaga jejak masa lalu sekaligus menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Lapangan Karebosi, yang kini menjadi ikon Kota Daeng, tidak hanya menawarkan fasilitas modern seperti tempat berolahraga dan pusat perbelanjaan, tetapi juga mengandung nilai-nilai sejarah yang kaya.

Berdiri di lahan seluas sekitar 12 hektar, Lapangan Karebosi bukan sekadar tempat biasa. Surat dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar Wilayah Kerja Sulselra tertanggal 15 November 2007, memberikan status cagar budaya pada tempat ini.

Hal ini menandakan bahwa Lapangan Karebosi tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai penjaga warisan budaya dan situs sejarah yang harus dijaga.

Nama “Karebosi” sendiri memiliki makna mendalam dalam sejarah lokal. Legenda tentang tujuh hari tujuh malam hujan deras yang mengakhiri masa kemarau panjang menjadi salah satu cerita yang memberikan identitas pada tempat ini.

Baca Juga

Konon, tujuh gundukan muncul setelah hujan tersebut, diyakini sebagai anugerah Tuhan dalam bentuk hujan, diberi nama “Karebosi” yang menggambarkan arti hujan sebagai anugerah.

Namun, masa lalu Lapangan Karebosi tidak selalu berbicara tentang gemerlapnya kehidupan modern. Pada awalnya, lahan ini hanyalah hamparan sawah. Namun seiring berjalannya waktu, aktivitas masyarakat mulai berkembang di sini.

Dalam sejarahnya, lapangan ini menjadi tempat berkumpulnya para bangsawan untuk bermusyawarah dan merayakan berbagai acara penting.

Di masa penjajahan Belanda, Lapangan Karebosi pun mengalami transformasi menjadi ruang publik yang dikenal sebagai Koningsplein. Tempat ini juga digunakan untuk latihan pasukan Belanda.

Bahkan, pada tahun 1980-an, sebelum menjadi tempat kegiatan sosial seperti sekarang, lapangan ini dikenal sebagai tempat yang sering dipadati oleh para waria.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.