“Jadi kalau pengadilan mengijinkan,” ujar Danny.
RS tersebut memang membutuhkan audit. Pasalnya telah mangkrak sejak tahun 2019 silam, konstruksi gedung setengah jadi itu diyakini telah melemah, ada potensi telah total loss.
“Kita akan konsultasi dengan semua unsur misalnya BPK membuat temuan, bahwa itu total los baru kita bisa uji kelayakan konstruksi,” tandasnya.
Audit RS Mendesak
Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dinas Kesehatan Makassar, dr Adi Novisa telah memastikan audit untuk RS itu akan dilakukan pihaknya.
- Wali Kota Makassar Minta Antrean BBM Tak Ganggu Masyarakat, Truk dan Bus Diusulkan Antre 21.00-05.00 WITA
- Atasi Antrean BBM, Wali Kota Makassar Cek Langsung SPBU dan Temukan Dua Nozzle Tak Berfungsi
- Munafri Arifuddin Raih Penghargaan Nasional, Pendidikan Kepulauan Jadi Fokus
- Wali Kota Appi Serukan OPD Bergerak: 12.939 Jiwa di Makassar Sudah Terima Bantuan Air Bersih
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Itu akan melibatkan tim dari Unhas, hanya saja lagi-lagi masalah hukum di RS ini mesti sepenuhnya tuntas.
“Yang kelas kita akan libatkan tim khusus,” imbuhnya.
Ia mengatakan pihaknya lebih berfokus dalam pembangunan RS Jumpandang. Sebab menjadi satu-satunya konstruksi fisik yang didorong tahun ini.
Pembangunnya masih belum berubah, yaitu dengan mengakomodir dua lantai di sana. Pengerjaan fokus ke pembenahan internal gedung yang belum selesai.
Kemudian adapula mobiler untuk alkes, hanya daja pengnaggarannya belum dilakukan tahun ini, kira-kira kebutuhan itu, berdasarkan analisa dari DPRD Makassar setidaknya mencapai Rp50 milliar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
