“Yang harus sampai ke TPA hanyalah sampah residu. Karena itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah menjadi sangat penting,” katanya.
Lebih jauh, Munafri menjelaskan bahwa sampah anorganik memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat apabila dikelola dengan baik melalui bank sampah.
Sementara itu, sampah organik dapat diolah menjadi kompos maupun pakan ternak yang mendukung pengembangan urban farming.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga terus mengaktifkan bank sampah unit hingga tingkat RT dan RW sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular di tengah masyarakat.
Ia berharap para mahasiswa KKN dapat menjadi agen edukasi untuk memperkuat budaya pengelolaan sampah sekaligus mendukung pengembangan pertanian perkotaan yang telah berjalan di sejumlah wilayah.
- SALAMA Jangkau 18.090 Anak, BPBD Makassar Perkuat Budaya Sadar Bencana Sejak Dini
- Seleksi Pimpinan BAZNAS Makassar Libatkan BAZNAS RI, Pemkot Pastikan Berjalan Objektif dan Transparan
- Satgas Ops Pekat Polres Jeneponto Tangkap Dua Pencuri Cengkeh, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu
- Ramadhipa Raih 9 Poin di Jerez, Jaga Peluang Perebutan Gelar Moto3 Junior
- Dinsos Jeneponto Tak Tahu Menahu Dugaan Pemalsuan Dokumen, Pastikan tidak Terlibat Teknis Penyaluran BLT Kesea
“Ini penting agar tercipta ekonomi sirkular di masyarakat, di mana sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan warga,” jelasnya.
Selain mendukung program pembangunan pemerintah, Munafri menekankan bahwa pelaksanaan KKN merupakan ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa. Sebab, mereka akan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang memiliki karakter dan latar belakang beragam.
Karena itu, ia berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik pribadi maupun almamater Universitas Hasanuddin selama menjalankan pengabdian.
“Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian,” pesannya.
Terakhir, Appi mengingatkan seluruh mahasiswa untuk terus berkoordinasi dengan camat dan lurah di wilayah penempatan masing-masing.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
