Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan ujung tombak penanganan Covid-19 setelah berubah dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ke Satuan Tugas adalah Satpol PP.
“Saya lihat Satpol PP bergerak cukup cepat dalam menindaklanjuti persoalan di tengah pandemi ini,” kata Rudy, Senin, 2 November 2020.
Kendati begitu, Rudy mengatakan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi guna mengoptimalisasi peran Satpol PP dalam menjaga dan mengendalikan Covid-19 di Makassar.
“Dalam artian menjaga masyarakat kita patuh pada protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.
Menyoal soal kesejahteraan petugas Posko Covid-19 yang belum menerima honor selama 2 bulan, Rudy mengatakan hal itu sudah berproses.
- Pertamina Tambah 3 SPBU Modular di CPI, Antrean BBM di Makassar Mulai Landai
- Jeritan Di Butta Turatea, Di Antara Antrian BBM, Elpiji Langka, Dan Haus Air Bersih
- Pintu Air Bili-Bili Ditutup Sementara, 8 Wilayah Makassar Berpotensi Gangguan Air
- Kelangkaan BBM di Sulsel, UNM Alihkan Perkuliahan Daring hingga 18 September 2026
- Basarnas Makassar Kerahkan Kn Sar Kamajaya Cari 130 Korban Kmp Virgo Transport 8 Di Laut Jawa
“Nanti saya cek, tetapi pembayaran itu tentu butuh validasi yang tinggi karena ini sifatnya harus sesuai regulasi keuangan,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Rudy memastikan bahwa petugas tersebut akan mendapatkan honor sesuai dengan kerjanya. Hanya saja, kata dia, ada beberapa tahapan proses yang membutuhkan waktu.
“Orang sudah kerja, berkeringat, masa tidak dibayar? Kasian mereka,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
