Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan ujung tombak penanganan Covid-19 setelah berubah dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ke Satuan Tugas adalah Satpol PP.
“Saya lihat Satpol PP bergerak cukup cepat dalam menindaklanjuti persoalan di tengah pandemi ini,” kata Rudy, Senin, 2 November 2020.
Kendati begitu, Rudy mengatakan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi guna mengoptimalisasi peran Satpol PP dalam menjaga dan mengendalikan Covid-19 di Makassar.
“Dalam artian menjaga masyarakat kita patuh pada protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.
Menyoal soal kesejahteraan petugas Posko Covid-19 yang belum menerima honor selama 2 bulan, Rudy mengatakan hal itu sudah berproses.
- Buka Pelatihan Konseling Menyusui, Bupati Jeneponto Tegaskan Jangan Hanya Seremonial, Tapi Beri Manfaat Nyata
- Sukacita Panen di Desa Lise, Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan
- Wali Kota Makassar Gandeng Sinar Jaya Bahas Bus Kota Terintegrasi Jalur Kampus
- Tersangka Bibit Nenas Sulsel Kembalikan Uang Rp3 Miliar ke Negara
- Deretan Top Scorer dan Best Player Warnai AAS Cup II 2026
“Nanti saya cek, tetapi pembayaran itu tentu butuh validasi yang tinggi karena ini sifatnya harus sesuai regulasi keuangan,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Rudy memastikan bahwa petugas tersebut akan mendapatkan honor sesuai dengan kerjanya. Hanya saja, kata dia, ada beberapa tahapan proses yang membutuhkan waktu.
“Orang sudah kerja, berkeringat, masa tidak dibayar? Kasian mereka,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
