“Insyaallah, saya akan kawal aspirasi masyarakat karena ini fungsi kami sebagai wakil rakyat khususnya dapil Tamalanrea dan Biringkanaya,” terangnya.
Sementara itu, PDAM melalui Direktur Teknik Asdar Ali mengaku telah mendapatkan laporan ini dan telah dilanjutkan ke Direktur Utama PDAM Makassar. Ia mengatakan hal ini akan segera dibenahi.
“Tim akan mengecek kondisi dan segera melakukan rapat untuk menindaklanjuti persoalan air bersih itu,” ujarnya.
Dia mengatakan masalah ini telah disampaikan kepada kepala wilayah. Peran kepala wilayah dalam menyerap aspirasi masyarakat memang dibutuhkan.
“Jadi kita sudah lapor juga ke mereka,” tandasnya.
- PDAM Makassar Lakukan Pekerjaan Darurat Kebocoran Pipa, Sejumlah Titik Terdampak
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Kemendagri Setujui Seleksi Direksi PDAM Makassar Dilanjutkan
- PDAM Makassar Dorong Gerakan Hijau untuk Tingkatkan Kualitas Lingkungan
- Krisis Air Utara Makassar Jadi Prioritas, PDAM Benahi Sistem Distribusi
DPRD sendiri sebelumnya telah mengingatkan PDAM terakait tingkat pelayanan yang baru mencakup 71 persen secara keseluruhan. Setidaknya masih ada 29 persen wilayah kota Makassar yang tepaksa tidak bisa menikmati air bersih.
Sebagian besar di antaranya berada di wilayah Utara, sebagian Biringkanayya dan Tamalanrea.
Persoalan jangkauan pelayanan ini pun disebut bukan lagi merupakan persoalan baru dan telah berulang kali didesak penyelesaiannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
