“Perencanaan tahun ini ada sekitar 146 lokasi yang akan kita benahi. Kami fokus pada daerah yang selalu menjadi langganan genangan,” ujarnya.
Namun, proyek ini masih terkendala cuaca. Menurut Luqman, pengerjaan drainase bergantung pada kondisi iklim.
“Jika cuaca membaik, proyek bisa berjalan lancar. Biasanya, butuh waktu empat hingga lima bulan untuk menyelesaikan pengerjaan,” katanya.
Di sisi lain, data menunjukkan bahwa pada 2024 lalu, Dinas PU telah menyelesaikan 143 proyek drainase. Tetapi, fakta di lapangan menunjukkan banjir masih terus menjadi momok.
Warga berharap agar proyek ini tidak sekadar menjadi janji tahunan.
- Touring 3.000 KM, RGOG Indonesia Perkenalkan Pesona Alam Sulawesi dan Aksi Sosial
- PT Pelindo Jasa Maritim Perkenalkan Model Integrasi Energi dan Pariwisata Maritim di Forum LNG Internasional
- Menebar Keikhlasan dan Kepedulian, Jamaah Masjid Nurul Falah Polbangtan Gowa Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban
- FISIP Unismuh Catat Prestasi, Prodi Administrasi Negara Raih Predikat Unggul
- Humas Kominfo Jeneponto, Makna Kurban Dan Pengabdian Sejati Seorang Pelayan Negara
“Kami butuh solusi nyata, bukan hanya angka-angka dalam laporan pemerintah,” ujar Akbar.
Dengan anggaran besar yang dialokasikan, warga Makassar menunggu hasil nyata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
